Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

SIFAT MUTU TEPUNG SINGKONG YANG DIMODIFIKASI DENGAN ACETOBACTER XYLINUM DAN KEFIR AIR Sri Rejeki Pertiwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 1 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.582 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i1.366

Abstract

Mocaf (Modfied cassava flour) adalah tepung singkong yang dihasilkan melalui proses fermentasi. Pada penelitian ini fermentasi dilakukan menggunakan Acetobacter xylinum dan kefir air. Tepung singkong tanpa fermentasi dibuat sebagai control. Sifat kimia dan fisika tepung dibandingkan. Sifat kimia meliputi kadar air, abu, serat kasar, HCN, pati dan total asam. Sifat fisika meliputi derajat putih, profil gelatinisasi, dan volume spesifik roti kukus. Fermentasi tidak berpengaruh (p>0.05) terhadap semua sifat kimia, derajat putih, suhu gelatinisasi, dan waktu untuk gelatinisasi, tetapi berpengaruh (p<0.05) terhadap profil viskositas, dan volume spesifik. Fermentasi meningkatkan profil viskositas dan volume spesifik roti kukus. Fermentasi dengan Acetobacter xylinum and kefir air menghasilkan Mocaf dengan sifat fisikokimia mirip kecuali volume spesifik roti kukus, yaitu lebih tinggi untuk Mocaf yang dibuat dengan Acetobacter xylinum
OPTIMASI PENGGANTIAN SUBSTRAT DAN EKSPOS UDARA PADA PRODUKSI KEFIR-AIR Sri Rejeki Pertiwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 1 No. 2 (2015): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (55.493 KB) | DOI: 10.30997/jah.v1i2.409

Abstract

Suplai makanan dapat mempengaruhi pertumbuhan mikroba. Suplai makanan dapat diperbaharui dengan perlakuan penggantian substrat. Pada penelitian awal diamati pertambahan bobot biji kefir-air dan perubahan nilai pH kefir-air yang difermentasikan pada berbagai frekuensi penggantian substrat. Biji kefir-air difermentasikan pada media larutan gula 5% dengan perlakuan frekuensi penggantian substrat (setiap 1, 2, 3, 4, 5 hari) selama 20 hari. Frekuensi penggantian substrat berpengaruh terhadap pertambahan bobot biji kefir-air dan nilai pH. Pertambahan bobot biji kefir-air maksimal dicapai pada perlakuan penggantian substrat setiap hari. Pada penelitian berikutnya diamati pertambahan bobot biji kefir-air, nilai pH, tatal bakteri, dan total khamir pada kefir-air yang difermentasikan pada 2 perlakuan ekspos udara (wadah tertutup dan terbuka) dan substrat diganti setiap hari. Perlakuan ekspos udara tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot biji kefir-air tetapi berpengaruh nyata terhadap nilai pH, total baketri, dan jumlah khamir. Total bakteri dan total khamir lebih tinggi dijumpai pada perlakuan wadah tertutup.Kata kunci: ekspos udara, kefir-air, penggantian substrat.
PREFERENCE MAPPING MINUMAN SERBUK RASA JERUK PERAS DENGAN VARIASI SUHU PENYAJIAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SENSOMAKER Sri Rejeki Pertiwi
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 2 No. 2 (2016): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Lembaga Riset dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.242 KB) | DOI: 10.30997/jah.v2i2.455

Abstract

Minuman serbuk mempunyai keuntungan ekonomi yang lebih dibandingkan dengan produk ready to drink, diantaranya biaya produksi dan pendistribusian yang relatif lebih rendah, serta umur simpan yang lebih lama daripada produk ready to drink. Beberapa brand produk minuman jeruk serbuk yang sudah dikenal masyarakat Indonesia terbilang cukup intens berinovasi untuk menghasilkan produk minuman jeruk dengan varian rasa baru. Disamping itu, terdapat kebiasaan konsumen untuk menyajikan minuman serbuk rasa jeruk dengan suhu yang berbeda, yaitu hangat, suhu kamar, dan dingin. Untuk melihat seberapa besar pengaruh suhu penyajian terhadap penerimaan konsumen, penting dilakukan analisis sensori produk melalui Preference Mapping dengan menggunakan software sensori, salah satunya adalah Sensomaker. Berdasarkan hasil Qualitative Descriptive Analysis (QDA), profil minuman serbuk rasa jeruk dipengaruhi oleh suhu penyajian. Hasil Preference Mapping untuk internal mapping, suhu penyajian mempengaruhi preferensi konsumen, untuk external mapping didapatkan bahwa profil yang lebih dominan disukai panelis pada produk minuman serbuk rasa jeruk adalah profil manis, peely, dan citrus.