Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MANAJEMEN PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN NON FORMAL PADA PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT DI KOTA BANDUNG Yayat Hidayat
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 1 No 2 (2019): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan tentang manajemen peningkatan mutu pendidikan non formal pada pusat kegiatan belajar masyarakat di kota Bandung, yang ditinjau dari kebijakan, implementasi, dan pola pembinaan, faktor pendukung dan faktor penghambat penyelenggaraan pembinaan, serta upaya ke depan untuk meningkatkan mutu pendidikan non formal terhadap PKBM di kota Bandung.Penelitian ini menggunakan metode kwalitatif. Adapun teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan angket. Ditinjau dari kebijakan ternyata kurang berorientasi untuk meningkatkan mutu pendidikan non formal terhadap PKBM di kota Bandung, ditinjau dari pola pembinaan ternyata bidang PNFI dalam hal ini termasuk penilik kesetaraan kurang melakukan pembinaan terhadap PKBM. Ditinjau dari faktor penghambat pembinaan selain dukungan dana dari APBN dan APBD yang minim, dan jumlah penilik kesetaraan yang terbatas, hal itu nampak dari jumlah lima orang penilik kesetaraan yang harus membina masing-masing lima kecamatan yang tersebar pada 31 kecamatan di kota Bandung.Sedangkan dampak kebijakan yang kurang berorientasi meningkatkan mutu PKBM adalah rendahnya mutu pendidikan non formal terhadap PKBM yang berimplikasi kurang nya kepercayaan pemerintah dan masyarakat terhadap pendidikan non formal pada PKBM di kota Bandung
PENINGKATAN KINERJA DAN MOTIVASI MENGAJAR TERHADAP KOMPETENSI PROFESIONAL GURU Yayat Hidayat
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 2 No 1 (2020): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v2i1.199

Abstract

Penelitian dilakukan di TK Kecamatan Batununggal Kota Bandung . Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel yang dijadikan Populasi. Penelitian dilakukan kepada seluruh guru di TK Kecamatan Batununggal. Subjek yang dianalisis dalam penelitian ini sebanyak 50 orang guru yang dihitung berdasarkan teknik pengambilan sampel 100%. Teknik pengumpulan data yaitu dengan menggunakan angket/kuesioner, observasi dan dokumentasi. Uji keabsahan data yang digunakan adalah uji validitas dan uji reliabilitas. Uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas, uji linearitas, uji multikolinieritas. Uji hipotesis menggunakan uji regresi sederhana yaitu analisisnya dengan membandingkan nilai t tabel dengan t hitung dan uji regresi ganda yang analisisnya membandingkan antara F hitung dengan F tabel. Hasil penelitian ini menunjukan: 1.Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara penigkatan kinerja terhadap motivasi guru. Artinya variabel peningkatan kinerja memberikan dampak positif terhadap motivasi guru sebesar 17,6% dengan tingkat hubungan sedang. Artinya semakin baik hubungan peningkatan terhadap motivasi maka akan berdampak positif 2.Terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi terhadap profesional guru. Artinya variabel kinerja memberikan hubungan terhadap profesional guru sebesar 15,2% artinya semakin baik hubungan motivasi terhadap pengingkatan profesional guru maka akan berdampak positif 3.Terdapat hubungan yang signifikan antara peningkatan kinerja dan motivasi bersama-sama terhadap perfesional guru. Artinya variabel pengaruh memberikan komitmen dalam kinerja mengajar terhadap profesional guru sebesar 28,4%. Artinya semakin baik hubungan pengaruh terhadap motivasi maka akan berdampak positf.
Proposionalitas APBS Terhadap 8 Standar Nasional Pendidikan untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Tingkat SMP di Kota Bandung Yayat Hidayat
JP3M: Jurnal Pendidikan, Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 3 No 2 (2021): JURNAL PENDIDIKAN PEMBELAJARAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/jp3m.v3i2.348

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proposionalitas Anggaran Pendapatan Belanja Sekolah (APBS) terhadap delapan standar nasional pendidikan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa pada Sekolah Menengah Pertama di Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif didukung kualitatif deskriftif Skala Ratio, teknik analitis menggunakan statistika proporsionalitas dan korelatif. Populasi dalam penelitian meliputi seluruh Sekolah Menengah Pertama Swasta di kota Bandung. Sampel penelitian ini adalah tiga Sekolah Menengah Pertama Swasta di Kota Bandung yang terdiri dari : SMP Muslimin, SMP Ma’arif dan SMP YPU di Bandung. Variabel independen yang digunakan yaitu : anggaran pendapatan belanja sekolah (APBS). Sedangkan Variabel dependen yaitu Prestasi Belajar Siswa yang diproksikan dengan nilai Ujian Nasional.
Peran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat Terhadap Pemberdayaan Masyarakat Melalui Badan Usaha Milik Desa (Studi Deskriptif di Desa Cibiru Wetan, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung) Yayat Hidayat; Omo Permana; Mungguh Subekti
Jurnal Kewarganegaraan Vol 8 No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : UNIVERSITAS PGRI YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/jk.v8i1.5972

Abstract

Abstract The purpose of this study is to determine the role of DPMD in empowering the community through BUMDes and to know the inhibiting factors and solutions regarding the process of advancing BUMDes. The method used in this study is a descriptive method using a qualitative approach. Researchers collect data by going to the field with interview and observation techniques. Community empowerment that has been carried out by BUMDes Mawa Raharja is through circular economy activities and the utilization of village potential, namely the natural beauty owned by Cibiru Wetan Village so that it is used as a tourist attraction including Tangga Seribu and Batu Kuda. The Community and Village Empowerment Office of West Java Province has two roles in empowering the community through BUMDes in Cibiru Wetan Village, namely as extension workers and facilitators. The obstacles experienced by DPMD in advancing BUMDes are technical obstacles and also the village's original income. In order for DPMD to be more optimal in carrying out the next task, there is a suggestion, namely that the village government is expected to cooperate with BUMDes in optimizing village potential by making village regulations regarding village financial management and building community participation to build businesses. Furthermore, BUMDes can establish relationships with external parties through AKSARA (Champion Village Academy) activities. Keywords: DPMD, PUEM, BUMDes Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran DPMD dalam memberdayakan masyarakat melalui BUMDes serta mengetahui faktor penghambat dan solusi mengenai proses memajukan BUMDes. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan turun ke lapangan dengan teknik wawancara dan observasi. Pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukan oleh BUMDes Mawa Raharja ialah melalui kegiatan ekonomi sirkular serta pemanfaatan potensi desa yaitu keindahan alam yang dimiliki oleh Desa Cibiru Wetan sehingga dijadikan sebagai objek wisata diantaranya adalah Tangga Seribu dan Batu Kuda. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat memiliki dua peran dalam memberdayakan masyarakat melalui BUMDes di Desa Cibiru Wetan yaitu sebagai penyuluh dan fasilitator. Hambatan yang dialami oleh DPMD dalam memajukan BUMDes adalah kendala teknis dan juga pendapatan asli desa. Agar DPMD lebih optimal dalam menjalankan tugas selanjutnya maka terdapat saran yaitu diharapkan pemerintah desa bekerja sama dengan BUMDes dalam optimalisasi potensi desa dengan membuat peraturan desa mengenai pengelolaan keuangan desa serta membangun partisipasi masyarakat untuk membangun usaha. Selanjutnya BUMDes dapat menjalin relasi dengan pihak luar melalui kegiatan AKSARA(Akademi Desa Juara). Kata Kunci: DPMD, PUEM, BUMDes