Afif Gita Fauzi
IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rasionalisme Mu’tazilah dan Pengaruhnya Analisis Historis Heru Chakra Setiawan; Afif Gita Fauzi
AL-MUFASSIR Vol 4 No 1 (2022): Januari-Juni 2022
Publisher : AL-MUFASSIR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.765 KB) | DOI: 10.32534/amf.v4i1.2673

Abstract

This study discusses the character of rational Mu'tazilite thought and its influence in the journey of Islam. This research is qualitative by using the method of documentary data analysis. As for the results of his research that their thinking was much influenced by Greek philosophy. So the Mu'tazilah are often referred to as Islamic rationalists. The Mu'tazila rational style became a smooth way for discussion and development of thought and science that brought progress to Islamic civilization at that time
Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi Melalui Pendidikan Agama Islam Afif Gita Fauzi
TANZHIMUNA : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol. 2 No. 2 (2022): Manajemen Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Buntet Pesantren Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.042 KB) | DOI: 10.54213/tanzhimuna.v2i02.177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai-nilai toleransi melalui Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan atau library research. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif-kritis. Penelitian memfokuskan pada kemampuan untuk menganalisis dan menelaah dari sumber-sumber kepustakaan yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) mengetahui internalisasi nilai-nilai toleransi melalui Pendidikan agama Islam dengan 8 karakter nilai toleransi yaitu Melakukan pembiasaan pada satuan pendidikan, di rumah, dan lingkungan masyarakat, Pembiasaan menjadi peranan penting, maka pembiasaan dilakukan secara terus-menerus, Karakter sebagai sebuah sifat dan respon situasi yang dimanifestasikan dalam tindakan, Dilakukan secara konsisten, terpola yang tidak disadari, dan konstan, Sinergitas dari berbagai pihak baik sekolah maupun keluarga megniternalisasi nilai toleransi, Memberikan stimulus, Memberikan teguran dalam rangka menegakkan kebenaran, Keteladanan: dari seluruh sivitas sekolah. 2) internalisasi nilai toleransi tidak hanya sebatas materi pelajaran akan tetapi dapat menjadi kebiasaan sehingga membentuk sebuah perilaku. Dengan demikian setiap siswa dapat mencerminkan warga negara yang baik