Suci Noor Hayati
STIKep PPNI Jabar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGEMBANGAN FRIDEM SEBAGAI SCREENING TOOL DIABETES MELLITUS TIPE 2 BAGI MASYARAKAT INDONESIA Susy Puspasari; Eva Supriatin; Suci Noor Hayati; Tri Antika Rizki Kusuma Putri
Jurnal Keperawatan BSI Vol 10 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan BSI
Publisher : LPPM Universitas BSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.342 KB)

Abstract

Pentingnya usaha pencegahan untuk menekan angka kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 yang terus bertambah setiap tahunnya menuntut perlunya alat skrining yang tepat. Tidak hanya untuk mendeteksi berbagai faktor risiko namun juga instrumen yang sudah disesuaikan dengan karakteristik populasi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan alat skrining Diabetes Mellitus Tipe 2 baru yang telah disesuaikan dengan karakteristik masyarakat Indonesia yang dievaluasi dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitasnya. Kuesioner Faktor Risiko Diabetes Mellitus Tipe 2 (FRIDEM) diadaptasi berdasarkan American Diabetes Association-Risc (ADA Risc Test) dan Finnish Diabetes Risc Score (FINDRISC) yang telah melalui proses translasi dan dilanjutkan dengan uji validitas dan reliabilitas. Validitas item dilihat dari besarnya nilai r-tabel dengan r-hitung dan reliabilitas dilihat melalui koefisien cronbach-alpha. Penelitian ini menunjukkan bahwa instrumen FRIDEM memiliki total 10 item pertanyaan yang valid dan reliabel. Hal ini membuat FRIDEM dapat digunakan baik oleh tenaga kesehatan maupun masyarakat Indonesia.
Program Pemberdayaan Lansia Melalui Latihan Keseimbangan “Ankle Strategy Exercise” untuk Pencegahan Risiko Jatuh di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi dan Griya Lansia Ciparay suci noor hayati; Kharisma Adinda; Eva Supriatin; Gilang Dwi Pratiwi; Tri Antika
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol. 12 No. 1 (2026): PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insiden jatuh pada lansia merupakan masalah kesehatan yang serius karena dapat menyebabkan cedera, kecacatan, bahkan kematian. Data WHO (2022) menyebutkan bahwa jatuh adalah penyebab kematian tertinggi kedua akibat cedera tidak disengaja di seluruh dunia. Lansia yang tinggal di panti jompo memiliki risiko jatuh lebih tinggi akibat gangguan keseimbangan, penurunan kekuatan otot, dan kondisi lingkungan yang kurang mendukung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan lansia melalui latihan Ankle Strategy Exercise dalam upaya meningkatkan keseimbangan dan mencegah risiko jatuh. Kegiatan dilaksanakan di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Pertiwi dan UPTD Griya Lansia Ciparay, dengan melibatkan 35 lansia sebagai peserta. Metode pelaksanaan mencakup penyuluhan kesehatan, demonstrasi latihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pengukuran keseimbangan menggunakan Timed Up and Go Test (TUGT). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan keseimbangan dan kemandirian lansia dalam melakukan latihan. Rata-rata waktu TUGT menurun dari 24,45 detik menjadi 20,88 detik (p = 0,001). Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, kepercayaan diri, serta partisipasi lansia dalam menjaga kesehatan fisik. Diharapkan program ini dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pengurus panti sebagai bagian dari kegiatan rutin lansia.
USER EXPERIENCE PATIENT SAFETY EDUGAME OLEH MAHASISWA KEPERAWATAN DALAM PEMBELAJARAN PATIENT SAFETY Suci Noor Hayati; Chinta Musrifah; Tri Antika Rizki Kusuma Putri; Eva Supriatin
Jurnal Keperawatan Malang Vol 10 No 2 (2025): Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STIKes Panti Waluya Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36916/jkm.v10i2.428

Abstract

Background: Educational games are specially designed tools that facilitate learning and skill acquisition during patient safety training. Therefore, it is necessary to develop game-based learning media to reduce students’ boredom during study sessions. To ensure the validity and usability of such a game, a user experience test is essential. When respondents can play the game smoothly and find it engaging, it indicates that the game is ready for broader implementation.Objective: This study aimed to describe the user experience of nursing students in using the PS Edugame for patient safety learning.Methods: This research employed a descriptive quantitative design with a cross-sectional approach. A total of 125 nursing students were selected as respondents using a random sampling technique. Data were collected using the Game Experience Questionnaire (GEQ). Demographic data were analyzed using descriptive statistics, including frequency, mean, median, and standard deviation, while research results were analyzed using univariate analysis.Results: The total mean score of user experience was 180.94 (SD = 19.59), indicating a good category of user experience. The Core Module had a mean score of 120.37 (SD = 13.31), while the Post-Game Module averaged 60.57 (SD = 7.33). The highest-scoring dimensions were positive affect and competence, whereas the lowest were immersion and challenge.Implications: The use of PS Edugame provides a positive, enjoyable, and interactive learning experience for nursing students, although the aspects of engagement and challenge level still require improvement.Keywords: Edugame; user experience; patient safety