Jalan adalah merupakan salah satu prasarana transportasi yang sangat penting.Selain sebagai penghubung dari suatu daerah ke daerah lainnya, jalan juga berfungsi sebagai prasarana aktivitas bagi penduduk untuk mengembangkan potensi ekonomi, sosial, dan budaya.Perencanaan, pembangunan, dan peningkatan jalan tidak terlepas dengan peta situasi jalan.Peta situasi tersebut menggambarkan koordinat X dan Y serta ketinggian oleh karena itu penentuan koordinat dan ketinggian dilapangan tergantung dengan pengambilan data dilapangan. Studi Evaluasi Pengukuran Dengan Alat Theodolite dan Alat Global Position System (GPS ) Pada Proyek Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru dilakukan untuk mendapatkan perbandingan hasil koordinat dengan alat Theodolite dan alat GPS, Mendapatkan gambar peta situasi, penampang memanjang dan melintang jalan, dan perbandingan hasil volume dengan metode koordinat (M.S Excel) dan Metode AREA (AutoCAD). Penyusunan laporan dilakukan dengan metode observasi lapangan, maka dari itu disini akan dijabarkan cara pengambilan data di lapangan dengan alat Theodolite dan alat Global Position System (GPS ),untuk perhitungan data dengan program Microsoft Excel, Untuk penggambaran dengan program AutoCAD dan dibantu dengan program MapSource, Surfer 8, dan Aec. Studi evaluasi Jalan Ahmad Yani Kota Banjarbaru Propinsi Kalimantan selatan dengan panjang 1600 Meter. Pengukuran dengan Alat Theodolite dan alat GPS ternyata tidak jauh selisihnya asalkan selama pengukuran cuaca dalam keadaan cerah dan waktu jangan berselang cukup lama, adapun selisih mutlak Absis = 0.268 m dengan simpangan baku sebesar 0.138 m, selisih mutlak Ordinat = 0.223 m dengan simpangan baku sebesar 0.148 m dengan panjang 1600 meter.Ternyata penggambaran dengan Program AutoCad dan dibantu dengan program MapSource, Surfer 8, dan Aec akan mempermudah pekerjaan dan selisih perhitungan volume antara program M.S Excel dengan AutoCAD adalah 0.050 m3 (0.0073 %). Kata kunci :Pengukuran, Theodolite, GPS