Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENANAM MODAL ASING TERKAIT DENGAN KETENAGAKERJAAN Kusairi Kusairi
Dinamika Vol 28, No 11 (2022): Dinamika
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.386 KB)

Abstract

ABSTARKSemakin meningkatnya jumlah investor asing diindonesia, maka perlu ada perlindungan hukum yang mengaturnya, dan dalam bidang ketenagakerjaan perlu dalam alih teknologi dalam mentransfer ilmu pengetahuan pekerja asing ke tenaga kerja Indnonesia. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah perlindungan hukum terhadap penanaman modal asing dan kewajiban penanaman modal asing dalam bidang ketenagakerjaan. Jenis penelitian yang digunakan oleh penulis adalah yuridis normatif dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum yang digunakan adalah primer, skunder dan juga tersier untuk teknik pengumpulan bahan hukumnya menggunakan studi kepustakaan dan teknik analisis bahan hukumnya menggunakan bahan interpretasi secara sistematis. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Perlindungan hukum bagi investor merupakan salah satu bentuk untuk memperbaiki aspek penagakan hukum di suatu negara. Dalam ketentuan bab 3 pasal 4 diatur tentang kebijakan dasar penanaman modal yang menjadi acuan dan kerangka dalam pengembangan penanaman modal di Indonesia baik penanam modal asing dan penanam modal dalam negeri. Kewajiban penanaman modal asing dalam bidang ketenagakerjaan melakukan Alih teknologi atau Pemberian pelatihan terhadap tenaga kerja warga Indonesia Asing serta pelaksanaan pendidikan dan pelatihan tenaga kerja pendamping. kebijakan alih pengetahuan pada peraturan perundang-undang tentang ketenagakerjaan telah menjamin terlaksananya alih pengetahuan dalam rangka perlindungan tenagakerja Indonesia.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Penanaman Modal Asing, KetenagakerjaanABSTRACTThe increasing number of foreign investors in Indonesia, So that, it needs to be existing a legal protection that regulates it, and in the field of manpower it is necessary to transfer technology in transferring the knowledge of foreign workers to Indonesian workers. The formulation of the problem in this study is legal protection against foreign investment and the obligations of foreign workers in the field of employment. The type of research used by the author is normative juridical using a statutory and conceptual approach. The legal materials used are primary, secondary and tertiary for the technique of collecting legal materials using literature studies and analysis techniques for legal materials using systematic interpretation materials. The results obtained by the author are legal protection for investors is one form of improving aspects of law enforcement in a country. In the provisions of chapter 3, article 4, it is regulated on the basic investment policy which becomes the reference and framework in the development of investment in Indonesia, both foreign investors and domestic investors. The obligation of foreign investment in the field of employment is the transfer of technology or the provision of training for Indonesian foreign workers as well as the implementation of education and training for accompanying workers. the knowledge transfer policy in the laws and regulations on manpower has guaranteed the implementation of knowledge transfer in the context of protecting Indonesian workers. Keywords: Legal Protection, Foreign Investment, Employment
Scale Up Bisnis UMKM Kota Malang RPMR Melalui Pelatihan Manajemen dan Hukum Bisnis Dalam Rangka Recovery Pandemi Covid-19 Sovia Rosalin; Rini Agustina; Kusairi Kusairi; Rachma Bhakti Utami; Azna Abrory Wardana
JURNAL APLIKASI DAN INOVASI IPTEKS "SOLIDITAS" (J-SOLID) Vol 5, No 2 (2022): Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks SOLIDITAS
Publisher : Badan Penerbitan Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31328/js.v5i2.4065

Abstract

Rumah Pengusaha Malang Raya (RPMR) Kota Malang sebagai salah satu paguyupan terbesar UMKM di Kota Malang menjadi salah satu kominitas yang peduli dengan kegiatan usaha khususnya pada pasca masa pandemi covid-19. Permasalahan manajemen internal dan literasi hukum, seperti Hak Atas Kekayaan Intelektual, merk dagang hingga perijinan usaha menjadi faktor yang mempengaruhi perkembangan usaha UMKM binaan RPMR. Melalui kegiatan pelatihan dengan metode case study dan problem solving, yakni melakukan identifkasi permasalahan yang ada dilapangan, kemudian di analisis untuk diberikan solusi pemecahannya. Pelatihan yang dilaksanakan dalam 4 kali pertemuan mungkin belum dapat memberikan hasil yang optimal bagi peserta/ Mitra RPMR, karena kendala waktu dan juga para peserta adalah pebisnis yang waktunya banyak tersita untuk kegiatan usaha di rumah. Penyampaian materi yang padat mungkin hanya sebagian kecil terserap oleh peserta, tetapi hal ini tidak menjadi halangan berarti karena peserta cukup antusias dalam belajar dan merespon semua kegiatan dan materi yang diberikan dalam kegiatan pelatihan. Sebanyak 50 orang peserta pelatihan, 80% merasa sangat senang dengan pelatihan yang diadakan. Pelatihan ini selain menambah wawasan juga menjadi sarana promosi bagi UMKM. 10% peserta menyatakan cukup puas tetapi perlu diadakan pelatihan lanjutan dan apabila perlu dilakukan pendampingan agar usaha mereka bisa berkembang dan naik kelas. Sedangkan 10% peserta lainnya menyatakan pelatihan kurang lama dan sangat perlu untuk dilakukan pendampingan yang berkelanjutan.