Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Alternatif Perencanaan Jembatan Dengan Konstruksi Plate Girder Pada Jembatan Pagerluyung Tol Mojokerto Febrian Deni Bastian
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (514.897 KB)

Abstract

Jembatan merupakan konstruksi yang berfungsi untuk meneruskan jalan dari satu tempat ke tempat yang lain yang terhalang oleh rintangan. Rintangan ini dapat berupa jalan lain (jalan air atau jalan lalu lintas biasa). Perkembangan trasportasi yang semakin erat kaitannya dengan pembangunan, baik berupa pembangunan jalan maupun jembatan yang berfungsi untuk memperlancar arus kendaraan sehingga tercipta efisiensi waktu dalam beraktifitas. Jembatan Pagerluyung mempunyai bentang total yaitu 87,9m dan lebar 11,15m, dengan bentang yang panjang jembatan pagerluyung dibagi menjadi 3 bentang yaitu bentang I : 16,60m, bentang II : 40,70m, dan bentang III : 30,60m. Secara umum, tugas akhir ini adalah merencanakan alternatif struktur jembatan. Altenatif perencanaan Jembatan pagerluyung tol Mojokerto  menggunakan kontruksi gelagar plat, bentang jembatan di ambil 40,65 meter dengan lebar 11,15 meter. Untuk pembebanan pada jembatan ini menggunakan LRFD, Standard pembebanan untuk jembatan RSNI T – 02 - 2005 dan RSNI4 (Perencanaan Struktur Baja untuk Jembatan). Hasil perencanaan besarnya pembebanan dan dimensi plat lantai kendaraan dari perhitungan Beban primer didapat  Berat plat lantai kendaraan: 1304,4 kg/m, Beban sendiri gelagar : 1050,016 kg/m, beban hidup : 2111,4 kg/m dan beban garis ”P” : 11466 kg. Sedangkan untuk beban sekunder didapat Beban angin : 1109,65 kg/m dan akibat Gaya rem: 8100 kg. Perencanaan dimensi plat lantai kendaraan diperoleh Tebal plat beton : 20 cm, Tulangan pokok : D16 - 100 mm, dan Tulangan bagi: D10 - 100mm. Hasil perhitungan dimensi gelagar tipe plat tinggi 170 cm, lebar flens atas dan bawah 60 cm, tebal flens 7,5 cm terdiri dari 3 lapis plat, tebal badan 2 cm. Semua dimensi yang dipakai memenuhi persyaratan dari beban yang bekerja. Panjang gelagar 40,65 meter terbagi menjadi 6 sambungan baut dengan panjang 5,325 meter untuk ujung bentang dan 6 meter pada tengah bentang. Pada perencanaan pondasi, pondasi yang digunakan adalah tiang pancang dengan diameter 60 cm, kedalaman 24 meter, sebanyak 15 buah  dan menggunakan besi tulangan diameter 14 mm.Kata Kunci : Alternatif jembatan, Plate girder, Tol Mojokerto