Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Tingkat Erosi dan Limpasan di Sub DAS Lesti, Malang Galih Putra Laksana
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 2, No 2 (2014): Jurnal Rekayasa Sipil
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.887 KB)

Abstract

Sub DAS Lesti merupakan Daerah Aliran Sungai terbesar Kecamatan : Kepanjen, Malang. Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, mengenai pemanfaatan Lahan diSub DAS Lesti.  Pemanfaatan lahan yang tidak sesuai menyebabkan tanah mudah terjadinya erosi menimbulkan terjadinya pendangkalan pada tanah bagian bawah.  Perlu dilakukan pedugaan laju erosi dan sedimen diSub DAS Lesti, mengingat besarnya limpasan ke permukaan, perhitungan laju erosi  dengan menggunakan metode USLE.  Penelitian ini dengan menganalisa beberapa faktor-faktor yang dapat menyebabkan erosi. Dampak terjadinya erosi, data-data  diperlukan Data curah hujan (R), Data Jenis tanah, luas 250 /ha variasi topografi didapat sebuah stasiun pengamatan dengan luas 120.000-500.000/ha, memiliki beberapa stasiun menggunakan metode rata-rata aljabar, stasiun pengamatan tersebar secara merata dapat menggunakan metode Poligon Thiessen Type III.  Luas 500.000 ha/m, menggunakan metode Isohyet.  Untuk menentukan nilai erodibilitas tanah, pengelolaan lahan dan tanaman untuk memperoleh nilai CP.  Daerah Aliran Sungai, sampai titik outlet  terletak diwilayah  Kabupaten Malang, kurang lebih 25/km. Sungai Lesti dengan ketinggian 235-3676/m, diatas permukaan. Berdasarkan analisa tingkat erosi metode USLE dapat diketahui luas seluruh Sub DAS Lesti 58.385/ha.  Daerah aliran sungai  Lesti seluruhnya berada diwilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur meliputi 22 desa dan 2 wilayah kecamatan : Kepanjen wilayah Poncokusumo, Dampit, Sumbermanjing wetan, Tumpuk renteng, Pagelaran, Gondanglegi kulon, Sukolilo, Druju, Sumberejo, Bakalan dan Pagak.  Kata kunci :  Erosi, Limpasan,   Metode USLE