Aprianus Simanungkalit
Sekolah Tinggi Teologi STAPIN, Majalengka

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Paradigma Orangtua terhadap Anak Perempuan dalam Pendidikan Memasung Emansipasi Aprianus Simanungkalit
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 10 No. 1: Juli 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1555.27 KB)

Abstract

Roma pasal 12:1-2 merupakan peralihan dari pengajaran tentang pembenaran oleh iman ke dalam praktek hidup harian. Orang percaya setelah mendapat pengajaran tentang pembenaran oleh iman, dapat hidup sesuai hakekat barunya tersebut. Sebagai orang yang telah dibenarkan oleh iman, setiap orang percaya harus memiliki gaya perilaku yang berbeda dengan kehidupan sebelumnya. Ada dua hal yang terjadi di dalam hidup orang percaya. Setiap orang percaya mendapat tantangan dan perubahan hidup. Setiap orang percaya mendapat tantangan untuk mempersembahkan dirinya sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada Allah. Di sisi berikutnya setiap orang percaya harus mengalami perubahan. Mereka tidak lagi menjadi serupa dengan dunia tetapi harus serupa dengan gambar Kristus. Setiap orang percaya harus mengalami perubahan moral, mental dan motivasional. Ini semuanya merupakan ibadah yang sejati.
Makna Uang Menurut Keluarga Kristen Keturunan Tionghoa Syukurniawati Gea; Aprianus Simanungkalit
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 10 No. 1: Juli 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.592 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pentingnya pemahaman doktrin soteriologi kepada mereka yang memberitakan Injil. Penulis menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif pada penyelidikan literatur untuk memperoleh pandangan beberapa tokoh yang kompeten di bidangnya untuk menemukan sintesa teologi tentang dibutuhkannya kemampuan para pemberita Injil terhadap pemahaman doktrin soteriologi yang benar. Kesimpulannya, bahwa perlu adanya kemampuan yang benar dan tepat tentang pemahman doktrin soteriologi bagi pada kegiatan memberitakan Injil.