Maria Wijiati
Sekolah Tinggi Teologi SEAPIN Majalengka, Jawa Barat

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Bayi Tabung Menurut Pandangan Alkitab Maria Wijiati
PNEUMATIKOS: Jurnal Teologi Kependetaan Vol. 11 No. 2: Januari 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Penyebaran Injil Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (585.977 KB)

Abstract

In line with advances in knowledge and technology, efforts to help infertile women have become the thought of world medical experts, namely by using the IVF program. Apart from all the benefits and positive values of IVF, it raises debate from religious, moral, legal, and ethical aspects. The purpose of this paper is to provide biblical solutions to Christians in dealing with questions about IVF. The research approach used is qualitative literature, with descriptive methods. Based on the results of this writing, the results obtained from the IVF program according to the Bible's viewpoint are firmly rejecting the IVF program because the process of making IVF is contrary to Bible truth. If the church socializes the process of making IVF and if the principle/process of IVF is understood by Christian couples that this violates the truth of the Bible, then couples who have no children will not force themselves to have offspring by means of IVF because children are God's gift. Abstrak Selaras dengan kemajuan pengetahuan dan teknologi, usaha untuk membantu perempuan mandul telah menjadi pemikiran para ahli kedokteran dunia, yakni dengan cara menggunakan program bayi tabung. Terlepas dari semua manfaat, dan nilai positif bayi tabung ini menimbulkan perdebatan dari aspek keagamaan, moral, hukum, maupun etika. Tujuan penulisan ini untuk memberikan solusi kepada orang Kristen secara alkitabiah dalam menghadapi pertanyaan seputar bayi tabung. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif literatur, dengan metode deskritif. Berdasarkan hasil penulisan ini, maka hasil yang diperoleh dari program bayi tabung menurut pandangan Alkitab adalah menolak dengan tegas program bayi tabung karena proses pembuatan bayi tabung bertentangan dengan kebenaran Alkitab. Apabila gereja mensosialisasikan proses pembuatan bayi tabung dengan benar dan apabila prinsip/proses bayi tabung dimengerti oleh pasangan Kristen bahwa hal tersebut melanggar kebenaran Alkitab, maka pasangan yang tidak memiliki keturunan tidak akan memaksakan diri untuk memiliki keturunan dengan cara program bayi tabung karena anak adalah anugerah Allah.