The name of Allah is an issue that often intersects with dogma. The God who is understood by Christianity is known as YHWH by reading Addonay translated as God in Indonesian using capital letters because this name is very sacred to be called anything. But God wants His creation to know Him, so He introduces His name to His people in various ways by mentioning the essence of the name. This scientific work aims to describe one of the names of God, especially in the book of Psalm 24:8, and the use of the term in several Old Testament books. The research methodology in this scientific work is a qualitative method using an analytical approach to terms and word meanings. God reveals Himself as a mighty God in the war in every event of the battle of the Israelites. God, Himself took over the war to bring victory to His people. What Allah has done makes His people realize that their lives are under the control of Lord Allah, their creator. The use of the name by the Bible refers more to the theological meaning behind the Name, namely His living power. The description of God in the Psalms also proves the opinion that God can be understood as both transcendent and immanent. What the psalmist does is an attempt to understand the transcendent God to be an immanent God based on the life experience of the psalmist.Nama Allah menjadi suatu isu yang sering bersinggungan dengan dogma. Allah yang dipahami kekristenan dikenal dengan nama YHWH dengan dibaca Addonay diterjemahkan sebagai Tuhan dalam bahasa Indonesia dengan menggunakan huruf kapital karena nama ini sangat sakral untuk sembarang disebut. Namun Tuhan ingin agar ciptaanNya mengenalNya sehingga Ia memperkenalkan namaNya kepada umatNya dengan berbagai cara dengan menye-butkan hakekat dari nama tersebut. Karya ilmiah ini bertujuan mendeskripsikan salah satu sebutan nama Tuhan terkhusus kitab Mazmur 24:8 dan penggunaan istilah pada beberapa kitab Perjanjian Lama. Metodologi penelitian dalam karya ilmiah ini dengan metode kualitatif dengan menggunakan pendekatan analisis istilah dan makna kata. Allah menyatakan diriNya Ia sebagai Allah yang perkasa dalam peperangan dalam setiap peristiwa pertempuran bangsa Israel Allah sendiri yang mengambil alih peperangan sehingga membawa kemenangan bagi umatNya. Apa yang telah dilakukan Allah membuat umatNya menyadari bahwa hidup mereka ada dibawah kendali Tuhan Allah sang pencipta mereka. Penggunaan nama tersebut oleh Alkitab lebih mengacu kepada makna teologis di balik Nama itu, yaitu kuasa-Nya yang hidup. Penggambaran akan Tuhan dalam Mazmur juga membuktikan pendapat bahwa Tuhan dapat dipahami sebagai pribadi yang transenden dan sekaligus imanen. Apa yang dilakukan oleh para pemazmur merupakan usaha untuk memahami Tuhan yang transenden menjadi Tuhan yang imanen berdasarkan pengalaman hidup pemazmur.