Rizkiani Putri Rahmat
Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP, Universitas Langlangbuana

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Terhadap Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa SMP Rizkiani Putri Rahmat
INTERMATHZO Vol. 2 No. 1 (2017)
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, FKIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.875 KB)

Abstract

ampuan pemahaman matematis sangat diperlukan siswa dalam pembelajaran matematika. Namun kemampuan pemahaman matematis siswa ternyata masih rendah. Hal tersebut disebabkan karena guru masih sering menggunakan model pembelajaran konvensional dalam proses pembelajaran sehingga menyebabkan siswa menjadi kurang aktif. Salah satu alternatif pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemahaman matematis adalah model pembelajaran TSTS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan pemahaman matematis siswa SMP melalui penerapan model pembelajaran TSTS, lebih baik daripada yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Menurut metodenya, penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VII SMP Negeri 28 Bandung tahun ajaran 2016-2017. Adapun sampel penelitiannya adalah siswa kelas VII-A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII-D sebagai kelas kontrol sampel tersebut dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian berupa tes tipe uraian soal-soal kemampuan pemahaman konsep matematis dan lembar observasi. Hasil penelitian, diperoleh kesimpulan telah terjadi peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan model TSTS lebih baik daripada siswa yang mendapatkan model pembelajaran konvensional. Sehingga model pembelajaran TSTS dapat dijadikan alternatif bagi guru dalam melaksanakan pembelajarannya untuk menciptakan suasana belajar yang aktif, efektif dan menyenangkan.