Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika

PROFIL KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Syamsul Arifin; Yayan Eryk Setiawan; Surya Sari Faradiba
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7, No 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan koneksi matematika siswa dalam menyelesaikan soal aplikasi kalkulus ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yakni siswa kelas XI di salah satu Madrasah Aliyah Kabupaten Pasuruan sebanyak tiga siswa. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan masing-masing gaya belajar. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa hasil angket tentang gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Hasil tes siswa dalam menyelesaiakan soal aplikasi kalkulus Dan hasil wawancara. Dengan demikian instrument penelitian ini terdiri dari angket untuk mengukur gaya belajar siswa dan soal tes yang terdiri dari satu soal tentang aplikasi kalkulus serta pedoman wawancara. Analisis hasil angket untuk mengetahui kategori gaya belajar siswa. Analisis hasil tes untuk mengetahui profil kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan indikator-indikator koneksi matematis, sedangkan analisis hasil wawancara untuk mengetahui permasalahan siswa dalam menyelesaikan soal aplikasi kalkulus. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan gaya belajar visual telah memenuhi semua indikator koneksi matematis siswa dan mampu membuktikan kebenaran jawabannya. Kemudian dengan gaya belajar auditori mampu telah memenuhi semua indikator koneksi matematis siswa.  Sedangkan dengan gaya belajar kinestetik hanya memenuhi dua indikator koneksi matematis siswa. Oleh sebab itu diharapkan pembelajaran di kelas dapat mencakup siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik agar kemampuan koneksi matematis siswa dapat tercapai oleh semua siswa dengan gaya belajar yang berbeda.
PROFIL KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Syamsul Arifin; Yayan Eryk Setiawan; Surya Sari Faradiba
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 7 No. 1 (2023): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v6i2.2430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan profil kemampuan koneksi matematika siswa dalam menyelesaikan soal aplikasi kalkulus ditinjau dari gaya belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian yakni siswa kelas XI di salah satu Madrasah Aliyah Kabupaten Pasuruan sebanyak tiga siswa. Pemilihan subjek penelitian berdasarkan masing-masing gaya belajar. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini berupa hasil angket tentang gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik. Hasil tes siswa dalam menyelesaiakan soal aplikasi kalkulus Dan hasil wawancara. Dengan demikian instrument penelitian ini terdiri dari angket untuk mengukur gaya belajar siswa dan soal tes yang terdiri dari satu soal tentang aplikasi kalkulus serta pedoman wawancara. Analisis hasil angket untuk mengetahui kategori gaya belajar siswa. Analisis hasil tes untuk mengetahui profil kemampuan koneksi matematis siswa berdasarkan indikator-indikator koneksi matematis, sedangkan analisis hasil wawancara untuk mengetahui permasalahan siswa dalam menyelesaikan soal aplikasi kalkulus. Hasil penelitian menunjukkan siswa dengan gaya belajar visual telah memenuhi semua indikator koneksi matematis siswa dan mampu membuktikan kebenaran jawabannya. Kemudian dengan gaya belajar auditori mampu telah memenuhi semua indikator koneksi matematis siswa.  Sedangkan dengan gaya belajar kinestetik hanya memenuhi dua indikator koneksi matematis siswa. Oleh sebab itu diharapkan pembelajaran di kelas dapat mencakup siswa yang memiliki gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik agar kemampuan koneksi matematis siswa dapat tercapai oleh semua siswa dengan gaya belajar yang berbeda.