This Author published in this journals
All Journal SEAGRI
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS NILAI TAMBAH DAN EFISIENSI TEKNIS AGROINDUSTRI LEDRE PISANG KECAMATAN PADANGAN KOTA BOJONEGORO Rochmatul Laela A
Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 7, No 4 (2019): Seagri
Publisher : Program Studi Agribisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.766 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerimaan, pendapatan dan  efisiensi usaha agroindustri ledre pisang, mengetahui besarnya nilai tambah pada agroindustri ledre pisang, mengetahuifaktor yang mempengaruhi efisiensi teknis agroindustri ledre pisang di Kota Bojonegoro.Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) di Sentra Industri Ledre Pisang di Desa Padangan Kecamatan Padangan Kota Bojonegoro, penelitian dilakukan selama satu bulan pada bulan Desember 2018.Data yang digunakan adalah data primer, dan data sekunderyang di peroleh dari hasil observasi dan wawancara yang dilaksanakan pada bulan Desember 2018, pengambilan Simple Random Sampling dengan 35  responden. Teknik analisis data menggunakan R/C ratio, metode Hayami dan analisis  MLE (Maximum Likelihood Estimation). Hasil penelitian menunjukan menunjukkan, rata-rata total penerimaan yang diperoleh sebesar Rp.288.143 dan biaya Rp. 227.284 pendapatan sebesar Rp.60.859 dengan menghasilkan R/C ratio sebesar Rp 1,31 yang artinya setiap pengeluaran Rp 1 akan menghasikan penerimaan Rp 1,31, Hasil analisis nilai tambah agroindustri ledre pisang menghasilkan nilai tambah sebesar Rp. 34.028/kg bahan baku. Hal ini menunjukkan bahwa setiap 1 Kg bahan baku pisang yang diolah 1 kg bahan baku untuk menjadi ledre pisang akan memberikan nilai tambah sebesar Rp.34.028/kg. Hasil perhitungan MLE dapat digunakan fungsi produksi Frontier dengan metode MLE (Maximum Likelihood Estiamation diketahui variabel vanili, tepung tapioka dan tepung beras berpengaruh secara nyata terhadap produksi ledre pisang. Sedangkan variabel pisang, santan, gula, minyak kacang, dan plastic kemasan tidak berpengaruh secara nyata terhadap produksi ledre pisang. Sebaran efisiensi teknis mempunyai nilai rata-rata 0.99 > 0,70 dengan jumlah 14 orang atau sekitar 40% berarti kegiatan produksi ledre pisang di Desa Padangan Kecamatan Padangan Kota Bojonegoro dikatakan efisiensi secara Teknis.