Titin Khoirunnisya
Universitas Islam Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENANAMAN NILAI-NILAI AKHLAKUL KARIMAH TERHADAP PESERTA DIDIK MELALUI BUDAYA MADRASAH DI MI AL-MA’ARIF 02 SINGOSARI Titin Khoirunnisya
JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol 1, No 1 (2019)
Publisher : JPMI: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.838 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis peneltian deskriptif. Subyek penelitian adalah Kepala Sekolah dan Guru. Obyek peelitian ini berupa kondisi akhlakul karimah di MI Al-Ma’arif 02 Singosari, faktor penghambat dan pendukung penanaman nilai-nilai akhlakul karimah terhadap peserta didik. Dalam penelitian ini pengumpulan data yang dilakukan adalah 1.) observasi 2.) wawancara 3.) studi dokumentasi. Instrument dalam penelitian ini adalah peneliti dengan menggunakan alat bantu 1.) lembar observasi 2.) lembar wawancara 3.) lembar studi dokumentasi. Data analisis menggunakan reduksi data, display dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik serta diskusi teman sejawat. Hasil penelitian ini menunjukkan : kondisi akhlakul karimah di MI Al-Ma’arif 02 Singosari dikatakan cukup baik. Faktor penghambat dan pendukung penanaman nilai-nilai akhlakul karimah peserta didik di MI Al-Ma’arif 02 Singosari hasil penelitian menyatakan bahwa ada 3 faktor penghambat diantaranya: a.) Lingkungan siswa b.) adanya perbedaan karakter pada peserta didik c.) Pilihan strategi guru. Adapun yang menjadi factor pendukung ada 2 diantaranya: a.) kekompakan teman-teman guru b.) niat kuat guru dan peserta didik. Adapun strategi dan upaya penanaman nilai-nilai akhlakul karimah terhadap peserta didik melalui budaya madrasah yang dapat dilakukan oleh pihak terkaid seperti Kepala Sekolah, Guru, Waka Kesiswaan, dan Guru piket diantaranya yakni: 1). Guru mengembangkan pola perilaku peserta didik. 2) Adanya peraturan dan teguran 3) Adanya Guru piket. 4) Motivasi siswa. 5) Adanya Tata Tertib. 6) Kerjasama dengan seluruh pihak sekolah, keluarga dan masyarakat. 7) Membiasakan peserta didik untuk melakukan kultur budaya madrasah dengan baik.