Elizabeth Matulessy
Faculty of Health, Universitas Kristen Indonesia Maluku

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA WANITA PEKERJA SEKS (WPS) DI LOKALISASI KAMPUNG JAWA KABUPATEN KEPULAUAN ARU TAHUN 2021 Elizabeth Matulessy; Stein Batkormbawa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i1.836

Abstract

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Perkembangan kasus HIV/AIDS di Indonesia seperti fenomena gunung es dimana kasus yang dilaporkan jumlahnya lebih sedikit dibanding kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Kejadian HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Aru sebagian besar disumbangkan oleh Wanita Pekerja Seks (WPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja seksual di Lokalisasi Kampung Jawa Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan  pendekatan Crossectional dengan sampel sebesar 85 WPS, analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat menggunakan Chi Square. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner.  Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar  WPS memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik (90.6%), Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS adalah Pengetahuan (p value = 0.023; OR=6.700 95% CI=1.441-31.158), Peran Petugas Kesehatan (p value = 0.001; OR=14.769 95% CI=2.677-81.477), sebaliknya tidak ada hubungan antara Sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS (p value = 0.275; OR= 2.519 95% CI=0.040-14.418). Disarankan kepada petugas kesehatan agar melakukan pemeriksaan secara rutin setiap bulan kepada WPS, keterbukaan identitas  WPS yang terdiagnosis HIV/AIDS kepada Mucikari. Mucikari diharapkan memberikan Motivasi dan dukungan serta bimbingan pemberdayaan  kepada WPS melalui kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS sehingga WPS mampu memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik. Kata Kunci : Perilaku Pencegahan HIV/AIDS, Pengetahuan, Sikap, Peran Petugas Kesehatan
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERILAKU PENCEGAHAN HIV/AIDS PADA WANITA PEKERJA SEKS (WPS) DI LOKALISASI KAMPUNG JAWA KABUPATEN KEPULAUAN ARU TAHUN 2021 Elizabeth Matulessy; Stein Batkormbawa
MOLUCCAS HEALTH JOURNAL Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Lembaga Penerbitan Fakultas Kesehatan Universitas Kristen Indonesia Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54639/mhj.v1i1.836

Abstract

AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome merupakan kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Perkembangan kasus HIV/AIDS di Indonesia seperti fenomena gunung es dimana kasus yang dilaporkan jumlahnya lebih sedikit dibanding kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan. Kejadian HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Aru sebagian besar disumbangkan oleh Wanita Pekerja Seks (WPS). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada Wanita Pekerja seksual di Lokalisasi Kampung Jawa Kabupaten Kepulauan Aru. Penelitian ini menggunakan  pendekatan Crossectional dengan sampel sebesar 85 WPS, analisis data menggunakan analisis Univariat dan Bivariat menggunakan Chi Square. Teknik pengambilan sampel adalah Accidental Sampling, alat ukur yang digunakan adalah kuesioner.  Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian besar  WPS memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik (90.6%), Faktor yang memiliki hubungan bermakna dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS adalah Pengetahuan (p value = 0.023; OR=6.700 95% CI=1.441-31.158), Peran Petugas Kesehatan (p value = 0.001; OR=14.769 95% CI=2.677-81.477), sebaliknya tidak ada hubungan antara Sikap dengan perilaku pencegahan HIV/AIDS pada WPS (p value = 0.275; OR= 2.519 95% CI=0.040-14.418). Disarankan kepada petugas kesehatan agar melakukan pemeriksaan secara rutin setiap bulan kepada WPS, keterbukaan identitas  WPS yang terdiagnosis HIV/AIDS kepada Mucikari. Mucikari diharapkan memberikan Motivasi dan dukungan serta bimbingan pemberdayaan  kepada WPS melalui kegiatan yang dapat meningkatkan pengetahuan mengenai HIV/AIDS sehingga WPS mampu memiliki perilaku pencegahan HIV/AIDS yang baik. Kata Kunci : Perilaku Pencegahan HIV/AIDS, Pengetahuan, Sikap, Peran Petugas Kesehatan