Laily Nur Arifa
Universitas Raden Rahmat Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERUBAHAN STAIN/IAIN MENJADI UIN SEBAGAI BENTUK PENGEMBANGAN PENDIDIKAN TINGGI ISLAM (Contoh Kasus Perubahan STAIN menjadi UIN Malang Perspektif Manajemen Perubahan Kurt Lewin) Laily Nur Arifa
VICRATINA Vol 2, No 1 (2017)
Publisher : Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (258.284 KB)

Abstract

Abstraksi Pengembangan pendidikan tinggi Islam merupakan sebuah keniscayaan. Untuk mengembangkan pendidikan tinggi Islam, pengembangan perguruan tinggi Islam mutlak diperlukan. Pengembangan tersebut dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, salah satunya dengan manajemen perubahan Kurt Lewin.Salah satu bentuk pengembangan pendidikan tinggi Islam adalah konversi STAIN/IAIN menuju UIN, misalnya STAIN MALANG yang berubah menjadi UIN Malang. Perubahan STAIN Malang menjadi UIN, jika didasarkan pada manajemen perubahan, Lewin, dijabarkan sebagai berikut; Tahap pertama, Unfreezing. STAIN Malang beranjak dari zona nyaman dengan menganalisis berbagai permasalahan. Tahap kedua, moving. Perubahan STAIN Malang menjadi UIN adalah perubahan besar dan menyeluruh. Untuk itu, STAIN Malang memerlukan berbagai landasan. Tahap ketiga, refreezing. STAIN/ Malang telah berubah menjadi UIN. Perubahan yang terjadi bukan hanya perubahan nama saja, namun juga perubahan kelembagaan, filosofis, sosial budaya, ekonomi dan psikologis. Meskipun begitu, perubahan ini bukanlah akhir. Pola ini akan kembali ke awal karena perubahan adalah sebuah keniscayaan. Kata Kunci: Pendidikan Tinggi, Manajemen Perubahan Kurt Lewin, UIN Malang