Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Formal Lightweight Mutual Authentication RFID Protocol Menggunakan Scyther dinda putri; annisa dini
Info Kripto Vol 16 No 1 (2022)
Publisher : Politeknik Siber dan Sandi Negara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56706/ik.v16i1.42

Abstract

Salah satu faktor penting dalam protokol komunikasi adalah adanya autentikasi. Autentikasi merupakan suatu metode untuk memastikan bahwa entitas yang berkomunikasi merupakan entitas yang benar. Protokol yang memanfaatkan autentikasi salah satunya adalah protokol yang ada dalam Radio Frequency and Identification (RFID). RFID merupakan teknologi yang digunakan untuk melakukan identifikasi dan pengambilan data menggunakan gelombang radio. RFID menggunakan beberapa komponen dalam penerapannya, yaitu tag, reader, dan server (database). Dalam implementasi protokol pada RFID, dibutuhkan mekanisme autentikasi antar entitas yang berkomunikasi. Salah satu protokol RFID yang telah menerapkan mekanisme autentikasi adalah Lightweight Mutual Authentication RFID Protocol yang diajukan oleh Kang. Protokol milik Kang terdiri dari 3 varian, yaitu Single-tag, Double-tag, dan Multi-tag. Ketiga varian protokol ini diklaim aman terhadap serangan replay, relay, dan eavesdropping, serta memenuhi anonimitas tag dan forward security. Meskipun demikian, klaim keamanan tersebut belum dilengkapi dengan tingkat autentikasi yang dipenuhi oleh protokol milik Kang. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan pengujian pemenuhan tingkat autentikasi pada protokol Kang, khususnya varian Single-tag dan Double-tag menggunakan alat uji Scyther. Tingkat autentikasi yang diuji terdiri dari aliveness, weak-agreement, non-injective agreement, dan non-injective synchronization. Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa protokol Kang memenuhi keempat klaim keamanan dan tanpa serangan untuk varian Single-tag, serta memenuhi keempat klaim keamanan dan tanpa serangan dalam batasan untuk varian Double-tag.
Peran Pemerintah Provinsi Riau dalam Penanganan Konflik Tenurial sebagai Upaya Penyelesaian Kebakaran Hutan dan Lahan di Masa Pandemi Annisa Dini; Bayu Setiawan; Yusuf Ali; Ganes Harpendya; Fadilah Munawaroh
Riau Journal of Empowerment Vol 6 No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/raje.6.2.99-113

Abstract

Riau is one province of Indonesia known for its forest and land fires. One of the causes of these tragic land fires is tenure conflicts between corporations and indigenous or local peoples. Tenure conflicts became the main reason forest and land fire cases in Riau Province are convoluted. Thus, the resolution takes a long term to resolve. The local government, as a policymaker, has played a pivotal role in resolving tenurial conflicts. This research analyzes local governments' role in handling tenure conflicts in Riau Province by using the structural root causes of conflict, accelerator, trigger (SAT) factor analysis approach and Human Needs Theory. To analyze the role of the Riau Province government in handling tenurial conflict as an effort to resolve forest and land fires during the pandemic, the researcher uses a qualitative approach with a descriptive design presented through data collection from primary and secondary data sources, such as interviews and literature review. This research finds that in handling tenure conflicts, the government of Riau has been facing some challenges in its effort to resolve forest and land fires conflict resolution process.