Desy Puspita Sari
Pendidikan Matematika FKIP Universitas Islam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

"PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER DENGAN METODE THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SMP" Desy Puspita Sari
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 9 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.376 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Treffinger dengan metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika materi kubus dan balok pada peserta didik kelas VIII SMP Al-Hidayah Malang tahun pelajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kualitatif sebagai pendekatan utama dan pendekatan kuantitatif sebagai pelengkap. Jenis penelitiannya yakni pelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus meliputi 4 tahap kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut: (1) kegiatan pendahuluan, peneliti menyampaikan tujuan dan kompetensi yang akan dicapai serta melakukan apersepsi; (2) kegiatan inti, meliputi membangkitkan minat peserta didik untuk menggali data, merumuskan masalah, menyusun gagasan, memunculkan gagasan, mengembangkan solusi dan laporan akhir masing-masing kelompok; (3) kegiatatan akhir, meliputi mengajak peserta didik untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari dan dilanjutkan dengan do’a penutup. Peningkatan dilihat dari: (1) hasil kesesuaian observasi kegiatan guru dengan RPP pada siklus I diperoleh presentase sebesar , pada siklus II meningkat menjadi ; (2) hasil kesesuaian observasi kegiatan peserta didik pada siklus I diperoleh presentase sebesar , pada siklus II mengalami peningkatan sebesar ; (3) nilai rata-rata kelas yang dicapai pada siklus I mencapai 77,55 pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 84,5; (4) hasil tes akhir pada siklus I diperoleh presentase ketuntasan sebesar 60% sedangkan, pada siklus II meningkat menjadi 85%; (5) hasil respon wawancara terhadap peserta didik, diperoleh persentase sebesar 50%, pada siklus II meningkat menjadi 66,67%. Kata-kata Kunci : penerapan, model pembelajaran Treffinger, metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), pemecahan masalah matematika.
"PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TREFFINGER DENGAN METODE THINKING ALOUD PAIR PROBLEM SOLVING (TAPPS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS MATERI KUBUS DAN BALOK PADA PESERTA DIDIK KELAS VIII SMP AL-HIDAYAH MALANG TAHUN PELAJARAN 2018/2019" Desy Puspita Sari
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 6 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.209 KB)

Abstract

 AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Treffinger dengan metode Thinking Aloud Pair Problem Solving (TAPPS) untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika materi kubus dan balok pada peserta didik kelas VIII SMP Al-Hidayah Malang tahun pelajaran 2018/2019. Pendekatan yang digunakan yakni pendekatan kualitatif sebagai pendekatan utama dan pendekatan kuantitatif sebagai pelengkap. Jenis penelitiannya yakni pelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus meliputi 4 tahap kegiatan yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Data yang digunakan adalah data kualitatif dan data kuantitatif. Langkah-langkah pembelajaran sebagai berikut: (1) kegiatan pendahuluan, peneliti menyampaikan tujuan dan kompetensi yang akan dicapai serta melakukan apersepsi; (2) kegiatan inti, meliputi membangkitkan minat peserta didik untuk menggali data, merumuskan masalah, menyusun gagasan, memunculkan gagasan, mengembangkan solusi dan laporan akhir masing-masing kelompok; (3) kegiatatan akhir, meliputi mengajak peserta didik untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari dan dilanjutkan dengan do’a penutup. Peningkatan dilihat dari: (1) hasil kesesuaian observasi kegiatan guru dengan RPP pada siklus I diperoleh presentase sebesar , pada siklus II meningkat menjadi ; (2) hasil kesesuaian observasi kegiatan peserta didik pada siklus I diperoleh presentase sebesar , pada siklus II mengalami peningkatan sebesar ; (3) nilai rata-rata kelas yang dicapai pada siklus I mencapai 77,55 pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 84,5; (4) hasil tes akhir pada siklus I diperoleh presentase ketuntasan sebesar 60% sedangkan, pada siklus II meningkat menjadi 85%; (5) hasil respon wawancara terhadap peserta didik, diperoleh persentase sebesar 50%, pada siklus II meningkat menjadi 66,67%. Kata-kata Kunci : penerapan, model pembelajaran Treffinger, metode Thinking         Aloud Pair Problem Solving (TAPPS), pemecahan masalah matematika.