Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perilaku Psikopat Tokoh Utama dalam Novel Psycopat Diary Karya Vasca Vannisa Ayu Purwa Ningsih
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 15, No 23 (2020): Jurnal Penelitian, Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.307 KB)

Abstract

Abstrak: Karya sastra merupakan sebuah media yang digunakan untuk mengekspresikan ide-ide yang terdapat di dalam pikiran seorang sastrawan. Dengan karya sastra seseorang akan bebas mengekspresikan apa saja yang ada di dalam pikirannya, baik itu sebuah pengalaman, semangat, perasaan, yang dilukiskan ke dalam bentuk tulisan. Salah satu bentuk karya sastra yaitu novel. Novel “Psycopat Diary” karya Vasca Vannisa merupakan novel yang di dalamnya menceritakan tentang kehidupan seorang anak bernama Alesa Kasandra. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk perilaku psikopat dan faktor yang mempengaruhi perilaku psikopat tokoh utama dalam novel “Psycopat Diary”. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Hasil penelitian ini yang pertama yaitu sebelas aspek perilaku psikopat tokoh utama dalam novel “Psycopat Diary”. Sebelas aspek tersebut yaitu berulangkali melanggar hukum, berbohong, impulsivitas, mudah tersinggung dan agresif, tidak memedulikan keselamatan diri dan orang lain, kurang memiliki rasa penyesalan, kemiskinan emosi positif maupun negatif, tidak memiliki rasa malu, berpenampilan menawan untuk memanipulasi orang lain, kadar kecemasan rendah, dan sering kejam pada orang lain. Kedua, hasil penelitian ini menunjukan bentuk faktor perilaku psikopat tokoh utama yang disebabkan oleh faktor rumah tangga/keluarga, faktor agama, faktor psikoedukatif, dan faktor sosial budaya.Kata Kunci: Sastra, Novel, Psikopat 
PILIHAN BAHASA MASYARAKAT BILINGUAL DAYAK-JAWA DI MALINAU DALAM RANAH KELUARGA Ayu Purwa Ningsih
Jurnal Ilmiah Sastra dan Pembelajaranya Vol 11, No 1 (2023): Bahasa, Sastra dan Pembelajarannya Magister Pendidikan Bahasa Indonesia Program
Publisher : NOSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga yang dimaksud yaitu pasangan suami istri yang melakukan pernikahan silang atau pernikahan beda suku dalam satu keluarga ataupun dengan sesame mereka yang berasal dari suku yang sama, mereka menggunakan pilihan-pilihan bahasa yang disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan saat sedang berkomunikasi dengan sesama anggota keluarga untuk menciptakan suasana yang akrab dengan sesama penutur. Masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimana wujud pilihan bahasa yang digunakan masyarakat bilingual Dayak-Jawa, (2) bagaimana fungsi yang diperankan oleh pilihan bahasa dalam masyarakat bilingual Dayak-Jawa, dan (3) faktor apa saja yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) menganalisis wujud pilihan bahasa masyarakat Dayak-Jawa , (2) menganalisis fungsi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa, (3) menganalisis faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa. Fokus penelitian ini adalah tuturan yang digunakan msyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui metode simak dan metode catat. Sementara, penentuan fungsi dan fator pilihan bahasa menggunakan metode kontekstual. Hasil analisis data yang berupa temuan penelitian disajikan menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukan bahwa. Pertama, wujud pilihan  bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga meliputi bahasa Dayak, bahasa Jawa, dan bahasa Indonesia yang berupa tunggal bahasa, alih kode: Indonesia-Dayak, Indonesia-Jawa, Dayak-Jawa, dan campur kode dalam bentuk kata, perulangan kata. Kedua, fungsi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa ada 5 yaitu, instrumental, regulasi, representasi, interaksi, perorangan. Ketiga, faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa ada 4 yaitu, situasi dan latar (tempat dan waktu), partisipan dalam interaksi, topik pembicaraan, fungsi interaksi.            Kata Kunci: pilihan bahasa, bilingual, masyarakat Dayak-Jawa
Pilihan Bahasa Masyarakat Bilingual Dayak-Jawa di Malinau dalam Ranah Keluarga Ayu Purwa Ningsih
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i1.3302

Abstract

Masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga yang dimaksud yaitu pasangan suami istri yang melakukan pernikahan silang atau pernikahan beda suku dalam satu keluarga ataupun dengan sesama mereka yang berasal dari suku yang sama, mereka menggunakan pilihan-pilihan bahasa yang disesuaikan dengan situasi dan kebutuhan saat sedang berkomunikasi dengan sesama anggota keluarga untuk menciptakan suasana yang akrab dengan sesama penutur. Masalah dalam penelitian ini yaitu: (1) bagaimana wujud pilihan bahasa yang digunakan masyarakat bilingual Dayak-Jawa, (2) bagaimana fungsi yang diperankan oleh pilihan bahasa dalam masyarakat bilingual Dayak-Jawa, dan (3) faktor apa saja yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa. Tujuan penelitian ini, yaitu (1) menganalisis wujud pilihan bahasa masyarakat Dayak-Jawa , (2) menganalisis fungsi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa, (3) menganalisis faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa. Fokus penelitian ini adalah tuturan yang digunakan masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan melalui metode simak dan metode catat. Sementara, penentuan fungsi dan faktor pilihan bahasa menggunakan metode kontekstual. Hasil analisis data yang berupa temuan penelitian disajikan menggunakan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa. Pertama, wujud pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa dalam ranah keluarga meliputi bahasa Dayak, bahasa Jawa, dan bahasa Indonesia yang berupa tunggal bahasa, alih kode: Indonesia-Dayak, Indonesia-Jawa, Dayak-Jawa, dan campur kode dalam bentuk kata, perulangan kata. Kedua, fungsi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa ada 5 yaitu, instrumental, regulasi, representasi, interaksi, perorangan. Ketiga, faktor yang melatarbelakangi pilihan bahasa masyarakat bilingual Dayak-Jawa ada 4 yaitu, situasi dan latar (tempat dan waktu), partisipan dalam interaksi, topik pembicaraan, fungsi interaksi.