ABSTRAK : Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kondisi psikologis anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam film My Idiot Brother karya Agnes Davonar. Penelitian difokuskan pada dua hal, yaitu (1) analisis kondisi psikologis tokoh anak berkebutuhan khusus (ABK) tunagrahita hiperaktif dalam film My Idiot Brother karya Agnes Davonar, (2) analisis struktur naratif dalam film My Idiot Brother karya Agnes Davonar. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Psikonaratif merupakan ilmu yang mempelajari tentang jiwa tokoh yang terdapat dalam karya sastra dan kerangka cerita yang melengkapi jalnnya sebuah cerita. Dalam sebuah karya sastra, terdapat berbagai jenis karya sastra, di antaranya adalah novel, drama, puisi, dan prosa. Namun tidak banyak masyarakat penikamat sastra yang tidak tahu bahwa film merupakan salah satu bentuk karya sastra yang selama ini terus berkembang di industri perfilman Indonesia. Mereka hanya mengetahui bahwa novel, drama, dan puisi sebagai bentuk karya sastra. Oleh karena itu, objek penelitan ini adalah film agar masyakarat penikmat sastra tidak hanya mengenal karya sastra dalam bentuk novel, drama, dan puisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi psikologis tokoh anak berkebutuhan khusus (ABK) tunagrahita hiperaktif dalam film My Idiot Brother karya Agnes Davonar dan struktur naratif dalam fi My Idiot Brother karya Agnes Davonar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Disebut penelitian kualitataif karena digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alamiah, di mana peneliti menjadi instrumen utama. Hasil penelitian yaitu kondisi psikologis tokoh anak berkebutuhan khusus (ABK) dalam film My Idiot Brother karya Agnes Davonar tidak mampu mandiri dalam kehidupan sehari-harinya.Kata Kunci: Psikonaratif, karakteristik tunagrahita, karakteristik hiperaktif