Muhammad Wakhid Rozikin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TAKSONOMI PENYIMPANGAN PREFIKS PADA CAPTION INSTAGRAM INFOMALANGAN TERHADAP AKTIVITAS BERSOSIAL MEDIA MASYARAKAT Muhammad Wakhid Rozikin
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 17 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.169 KB)

Abstract

Abstrak: Afiksasi atau afiks memiliki peran yang sangat penting terhadap pembentukan kata dalam suatu tatanan kalimat. Imbuhan awal ini adalah untuk membentuk kata kerja, biasanya berasal dari kata benda, sifat, dan kata kerja itu sendiri. Bentuk penulisan yang sama atau bisa juga disebut mirip dalam prefiks membuat orang atau masyarakat awam masih bingung dan sering melakukan penyimpangan dalam penulisannya. Penyimpangan bahasa Indonesia banyak dilakukan oleh pengguna bahasa Indonesia itu sendiri, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja khususnya sering ditemukan di dalam media sosial khususnya dalam caption instagram. Pentingnya taksonomi penyimpangan berbahasa untuk penelitian ini agar dapat mengklasifikasikan dan mendeskripsikan ragam penyimpangan yang terdapat pada tulisan caption instagram infomalangan.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ragam penyimpangan yang terdapat dalam caption instagram, khusunya pada akun infomalangan. Berguna juga bagi masyarakat luas sekaligus sebagai warganet/netizen yang setiap harinya mencari informasi di gawainya masing-masing agar mengetahui bentuk kata-kata yang mendapatkan imbuhan dan itu sudah sesuai dengan kaidah paten yang berlaku. Hasil pada penelitian ini terdapat lima macam penyimpangan kategori linguistik yang ditemukan dalam caption akun instagram infomalangan, yakni: prefiks me-, ber-, pe-, ter-, dan di-. Pada penyimpangan siasat permukaan hanya ditemukan dua macam yakni, penghilangan (omission) dan salah formasi (misformation). Untuk penyimpangan kategori linguistik yang paling banyak ditemukan pada penelitian ini adalah prefiks me- dan di-, sedangkan untuk penyimpangan siasat permukaan data yang paling banyak ditemukan adalah unsur penghilangan.Kata Kunci: Taksonomi Penyimpangan, Prefiks, Medsos,Caption Instagram