Laila Sari Maqfirlana
Pendidikan Matematika FKIP UNIVERSITAS ISLAM MALANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEMAMPUAN BERPIKIR REFLEKTIF DAN KOMUNIKASI MATEMATIS MELALUI MODEL JUCAMA BERBASIS NEUROSAINS BERBANTUAN SOFTWARE ANIMIZ MATERI SEGIEMPAT KELAS VII Laila Sari Maqfirlana
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 7 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.676 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan, mendeskripsikan serta mendeskripsikan keterkaitan hasil analisis data kuantitatif dan kualitatif kemampuan berpikir reflektifdan komunikasi matematis peserta didik melalui model pembelajaran JUCAMA (Pengajuan dan Pemecahan Masalah) berbasis neurosainsberbantuansoftwareAnimiz(JUCAMA-BN-BSA) pada materi segi empat untuk peserta didik kelas VII SMP dengan model pembelajaran konvensional. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah mixed methods dengan desain sequential explanatory. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest pada tahap kuantitatif, sedangkan pada tahap kualitatif data diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan catatan lapangan.Hasil penelitian dalam penelitian iniialah (1) Hasil analisis data kuantitatif melalui uji Independent Sample t Test, posttest kemampuan berpikir reflektif diperoleh Mean ± SD adalah 84,185 ± 5,684 kelas eksperimen dan 71,852 ± 8,939kelas kontrol serta sig (2 tailed) = 0,000 < 0,05. Sedangkan posttest komunikasi matematis diperoleh Mean ± SD adalah 83,667 ± 5,385 kelas eksperimen dan 70,963 ± 8,017 kelas kontrol serta nilai sig (2 tailed) = 0,000 < 0,05. Sehingga H0 ditolak artinya terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, (2) Analisis data kualitatif dari wawancara didapatkan analisis data wawancara sebagian besar peserta didik kelas eksperimen memenuhi indikator kemampuan berpikir reflektif dan komunikasi matematis. Sehingga tidak terdapat perbedaan hasil penelitian kualitatif dan kuantitatif yang artinya hasil kualitatif dapat mendukung, melengkapi dan memperkuat hasil kuantitatif pada tahap pertama.Kata kunci: kemampuan berpikir reflektif, kemampuan komunikasi, model pembelajaran JUCAMA, neurosains, software Animiz, segi empat