Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBANDINGAN DIALEK BAHASA JAWA MASYARAKAT PESISIR DENGAN MASYARAKAT PEGUNUNGAN DI PASURUAN: KAJIAN DIALEKTOLOGI Nurul Farikha
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 17, No 16 (2022): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.421 KB)

Abstract

Abstrak: Penelitian ini memfokuskan pada kosa kata dialek bahasa Jawa masyarakat Pesisir dengan masyarakat Pegunungan di Pasuruan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan dialek bahasa Jawa masyarakat Pesisir dengan masyarakat Pegunungan di Pasuruan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis deskriptif, yaitu mendeskripsikan wujud dan bentuk yang diperoleh dari hasil transkripsi data wawanacara dialek bahasa Jawa masyarakat Pesisir dan masyarakat Pegunungan di Pasuruan. Data yang diperoleh berupa kosa kata dialek bahasa Jawa. Teknik pengumpulan data yaitu teknik simak dan teknik catat, dengan menggunakan metode wawancara kemudian dilakukan transkripsi, sehinga data dapat dianalisis sesuai dengan instrumen penelitian. Hasil penelitian ini berisi (1) wujud variasi dialek bahasa Jawa yang meliputi struktur kata dan intonasi. Masyarakat Pesisir cenderung menggunakan intonasi yang tinggi yang mana pola struktunya konsonan-vokal-konsonan, sedangkan masyarakat Pegunungan cenderung menggunakan intonasi yang rendah dengan pola struktur vokal-konsonan atau konsonan vokal. (2) bentuk variasi dialek bahasa Jawa meliputi bidang leksikon dan fonologis. Pada masyarakat pesisir dan masyarakat Pegunungan ditemukan 23 kosa kata yang memiliki perbedaan bentuk leksikon. Perbedaan bentuk fonologi antara masyarakat Pesisir dan masyarakat Pegunungan berjumlah 9 kosa kata.  (3) faktor yang mempengaruhi adanya variasi dialek bahasa Jawa pada masyarakat Pesisir dan masyarakat Pegunungan terdapat tiga yakni, faktor tempat, faktor penggunaan vokal, dan faktor sarana pengungkapan.Kata Kunci: dialektologi, variasi bahasa, dialek, bahasa Jawa