Nadine Kernela Dara Fortuna
ISLAMIC UNIVERSITY OF MALANG

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT (MMP) DENGAN METODE TWO STAY TWO STRAY PADA MATERI POLA BILANGAN KELAS VIII MTS RAUDLATUL ULUM KARANGPLOSO Nadine Kernela Dara Fortuna
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (44.436 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini yaitu: (1) untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis; (2) menentukan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis yang lebih baik antara kelas eksperimen dan kelas kontrol; (3) mendeskripsikan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen dan kelas kontrol. Metode penelitian yang digunakan adalah metode mixed research dengan desain sequential explanatory. Penelitian kuantitatif menggunakan penelitian quasi experimental dengan populasi kelas VIII MTs Raudlatul Ulum Karangploso sebanyak 90 siswa yang terbagi dalam 3 kelas. Sampel dipilih melalui teknik cluster random sampling, kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan VIII B sebagai kelas eksperimen. Data kuantitatif diperoleh dari hasil post-test. Analisis data menggunakan uji-t hipotesis dua pihak dan satu pihak. Jenis penelitian kualitatif menggunakan deskriptif kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari wawancara. Berdasarkan hasil analisis data kuantitatif uji-t dua pihak menggunakan software SPSS 20 diperoleh (1) hasil uji-t pemahaman konsep Sig 2-tailed  maka  ditolak, uji-t kemampuan pemecahan masalah matematis Sig 2-tailed  maka  ditolak, artinya terdapat perbedaan signifikan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen dengan kelas kontrol; (2) analisis data kuantitatif  uji hipotesis satu pihak diperoleh perhitungan pemahaman konsep maka diterima, perhitungan kemampuan pemecahan masalah matematis diperoleh maka diterima, artinya pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol; (3) analisis data kualitatif diperoleh hasil bahwa kedua subjek pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis tinggi memenuhi indikator pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis yang digunakan dalam penelitian. Pada masa yang diberikan, subjek sudah memenuhi indikator pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah matematis, masalah yang diberikan yaitu materi pola bilangan.Kata kunci: model MMP dengan metode TSTS, pemahaman konsep, kemampuan pemecahan matematis