Abstrak: Penelitian ini memfokuskan pada tuturan lisan penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli di pasar Dampit yang mengandung ragam bahasa lisan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa lisan antara penjual dan pembeli dan mendeskripsikan faktor yang mempengaruhinya. Pendekatan yang digunakan ialah pendekatan sosiolinguistik dengan metode kualitatif jenis deskriptif, yaitu mendeskripsikan data fenomena sosial yang diperoleh dari hasil analisis berupa data tuturan penjual dan pembeli di pasar Dampit yang mengandung ragam bahasa lisan. Teknik pengumpulan data yaitu teknik observasi, teknik rekam, dan teknik catat, dengan melakukan observasi terhadap kegiatan penjual dan pembeli dalam proses transaksi jual beli, melakukan perekaman percakapan antara penjual dan pembeli, mentraskripsikan data, mengklasifikasikan data sesuai dengan pembahasan penelitian, dan mengelompokkan data kedalam instrumen. Objek dalam penelitian ini ialah pemilihan kata atau kosa kata Bahasa Jawa yang digunakan penjual dan pembeli dalam bertransaksi. Hasil penelitian ini berisi tuturan penjual dan pembeli dalam transaksi jual beli di pasar Dampit yang mengandung ragam bahasa lisan berdasarkan sosiolek, yaitu berupa (1) ragam akrolek berjumlah 6 data dengan 27 kata atau kosa kata yang mewakili, (2) ragam basilek berjumlah 6 data dengan 30 kata atau kosakata yang mewakili, dan (3) faktor yang mempengaruhi ragam bahasa lisan penjual dan pembeli, yaitu faktor usia, faktor waktu, faktor tempat, dan faktor gender/jenis kelamin.Kata Kunci: sosiolinguistik, ragam bahasa lisan, akrolek, basilek