Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN PENALARAN MATEMATIKA SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING, ORGANIZING, REFLECTING, EXTENDING (CORE) MENGGUNAKAN MEDIA VISUAL PADA MATERI BARISAN DAN DERET KELAS VIII MTS AL-ISTIQOMAH TAJINAN TAHUN PELAJARAN 2018/2019 Ulfa Safitri
Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran Vol 14, No 2 (2019): Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran
Publisher : Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.904 KB)

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) menggunakan media visual untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa pada materi barisan dan deret kelas VIII MTs Al-Istiqomah Tajinan tahun pelajaran 2018/2019. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Al-Istiqomah Tajinan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu: (1) tes, (2) wawancara, (3) observasi, dan (4) catatan lapangan. Data dalam penelitian ini  dibagi menjadi dua yaitu data kualitatif dan data kuantitatif. Data kuantitatif dianalisis dengan mencari rata-rata dan persentase hasil tes akhir siklus. Sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan teknik analisis data yang terdiri dari mereduksi data, menyajikan data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian mengenai penerapan model pembelajaran Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE) menggunakan media visual untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematika siswa pada materi barisan dan deret kelas VIII MTs Al-Istiqomah Tajinan tahun pelajaran 2018/2019. Hasil peningkatannya adalah hasil akhir siklus yang dilihat dari: (1) persentase hasil observasi aktivitas guru dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 66% dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 28% menjadi 94% dengan kriteria sangat baik, (2) persentase hasil observasi aktivitas siswa dalam pembelajaran pada siklus I sebesar 64% dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 28%  menjadi 92% dengan kriteria sangat baik, (3) persentase hasil wawancara siswa terhadap model pembelajaran CORE pada siklus I sebesar 50,00% dan mengalami peningkatan pada siklus II sebesar 33,33% menjadi 83,33% dengan kriteria sangat baik, (4) persentase hasil tes akhir siklus I sebesar 47,06% dengan rata-rata nilai siswa pada siklus I adalah 67,35 dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 82,35% dengan rata-rata nilai siswa pada siklus II adalah 81,06 dengan taraf keberhasilan sangat baik.  Kata Kunci: peningkatan, kemampuan penalaran matematika, Connecting, Organizing, Reflecting, Extending (CORE), media visual.