ABSTRAK : Menulis adalah kemampuan seseorang untuk mengekspresikan pemikiran atau ide-ide imajinasi dalam bentuk tertulis. Menulis cerita pendek pada dasarnya mengacu pada kegiatan mengarang, dan mengarang termasuk menulis kreatif dan penuh imajinatif oleh pengarang. menulis adalah kegiatan produktif dan ekspresif sehingga penulis harus memiliki kemampuan untuk menggunakan kosakata, tata cara menulis, dan struktur bahasa. Begitupun dengan menulis cerpen tentu memerlukan pemahaman mengenai unsur-unsur pembangun karya sastra untuk menghasilkan tulisan yang baik dan benar.Menulis cerpen tidak hanya dengan pengalaman pengarang atau pengalaman orang lain untuk dijadikan karya cerpen, namun menulis cerpen bisa dengan adanya media. Keterampilan menulis cerpen membutuhkan imajinasi yang luas dan mematuhi aturan penulisan karya sastra cerpen, sehingga pada penelitian ini akan mengkaji bagaimana keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI SMA Ma’arif Pandaan tanpa menggunakan media audiovisual web series dan keterampilan menulis cerpen dengan menggunakan media audiovisual web series. Setelah mengetahui hasil setiap penulisan tanpa dan dengan menggunakan media audiovisual, maka akan diketahui perbandingan antara menulis cerpen tanpa menggunakan media audiovisual web series dengan tanpa menggunakan media audiovisual web series.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, yaitu dengan metode penelitian populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan data pada umumnya dilakukan secara random. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini siswa kelas XI MIPA 2 SMA Ma’arif Pandaan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan komparatif uji-t untuk memastikan ada tidaknya pengaruh antar variabel satu dengan yang lainnya dan pengaruh ditetapkan melalui hasil uji-t sesuai dengan jenis data. Nilai menulis cerpen sebelum menonton web series dengan nilai keterampilan menulis cerpen setelah menonton web series siswa di uji pada program SPSS versi 16 untuk menemukan hasil adanya pengaruh antara penggunaan media audiovisual web series dengan keterampilan menulis cerpen.Hasil peningkatan menulis siswa rata-rata ( mean) 88, angka yang sering muncul ( mode) 95, dan (median)95. Sedangkan sebelum menonton web series dalam menulis cerpen, siswa memperoleh angka rata-rata ( mean) 82, angka yang sering muncul ( modus) 79 dan(median) 80. Untuk hasil menonton web series siswa mendapatkan angka rata-rata ( mean) 72, angka yang sering muncul (modus) 70, dan ( median) 70. Hal tersebut membuktikan bahwa penggunaan media audiovisual web series ada pengaruh dengan keahlian menulis cerpen.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara penggunaan media audiovisual web series dengan keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI SMA Ma’arif Pandaan dengan uji-t pada signifikansi 0,011 yang kurang dari 0,05 yang artinya penggunaan media audiovisual dapat dijadikan pemacu siswa dalam pembelajaran menulis cerpen.Kata kunci: perbandingan, media web series, menulis cerpen.