Yuzarion Yuzarion
Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Orientasi Masa Depan dan Dukungan Sosial Guru dengan Self Regulated Learning Siswa Anang Amiruddin Nugroho; Yuzarion Yuzarion; Nurul Hidayah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 4 No. 4 (2022): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.472 KB) | DOI: 10.31004/jpdk.v4i4.6302

Abstract

Tujuan penelitian untuk menguji secara empiris hubungan antara orientasi masa depan dan dukungan sosial guru dengan self regulated learning, hubungan antara orientasi masa depan dengan self regulated learning, dan hubungan dukungan sosial guru dengan self regulated learning. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif, dengan teknik pengambilan data quota non random sampling. Adapun alat ukur penelitian menggunakan skala self regulated learning, orientasi masa depan dan dukungan sosial guru. Jenis penelitian yang dipilih adalah korelasi atau studi hubungan disebut juga studi korelasional. Hasil penelitian terdapat hubungan antara orientasi masa depan dan self regulated learning dengan hasil sangat signifikan dengan nilai r=0,765 nilai sig. 0,000 < 0,05. Terdapat hubungan antara dukungan sosial guru dan self regulated learning dengan hasil sangat signifikan dengan nilai r=0,576 nilai sig. 0,000 < 0,05. Secara keseluruhan, terdapat hubungan antara orientasi masa depan dan dukungan sosial guru dengan self regulated learning secara simultan dengan hasil sangat signifikan dengan nilai R=0,786 nilai sig. 0,000 < 0,05, sehingga ada faktor lain yang berhubungan dengan self regulated learning sebesar 38,3%. Kesimpulannya, ada hubungan antara orientasi masa depan dan dukungan sosial guru yang sangat signifikan dengan self regulated learning siswa di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta dan SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta.
Self Regulated Learning of Senior High School Students Reviewed from Emotional Maturity and Social Parental Support Edo Lestari; Yuzarion Yuzarion; Nurul Hidayah
Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpdk.v5i2.13121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara kematangan emosi dan dukungan sosial orang tua dengan self regulated learning siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Lokasi penelitian ini di SMA A di Kota Yogyakarta dengan populasi siswa kelas X berjumlah 379 siswa yang tersebar ke dalam 11 kelas. 8 dari 11 kelas dijadikan sebagai sampel penelitian dengan jumlah 193 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kematangan emosi dan dukungan sosial orang tua dengan self regulated learning dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,01) dan nilai koefisien korelasi (R) = 0,691; 2) Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara kematangan emosi dengan self regulated learning dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,01) dan nilai koefisien korelasi (r) 0,667; 3) Terdapat hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial orang tua dengan self regulated learning dengan nilai signifikansi 0,001 (p<0,01) dan nilai koefisien korelasi (r) 0,446. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah; Terdapat hubungan yang sangat signifikan antara kematangan emosi dan dukungan sosial orang tua dengan self regulated learning siswa dengan sumbangan efektif sebesar 47,7%.