This Author published in this journals
All Journal PERTANIAN TROPIK
Heri Santoso
Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS), Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

OIL PALM DEVELOPMENT ON THE TIDAL SWAMP LAND (CASE STUDY RAWAPITU REVITALIZATION PROGRAM KABUPATEN TULANG BAWANG, LAMPUNG) Sumaryanto; Heri Santoso; Fandi Hidayat
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 2 No. 3 (2015): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.719 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v2i3.2928

Abstract

Indonesia has around 20.11 million hectares of tidal swamp land area and about 2.07 million hectare is tidal swamp potential. The results of the inventory report BPTP Lampung in 2012 revealed that the area of swamp land in Lampung Province 108 thousand ha consisting of 56 thousand ha of tidal swamp and 52 thousand ha of lowland swamp.The main issues management of tidal swamp land is the water level always changing and the sulfidic or pyrite layer. Application water system design are good enough to prevent it. The rain distribution on Rawapitu about 39-531 mm during 2013-2014 and there were 2-3 month dry season. The fluctuation of water level on piezometer showed that the areal flooded on December 2013 and April 2014. It has affected the oil palm growth although increasing the number of frond, rachis length, and leaf area indeks.
OPTIMALISASI PERTUMBUHAN TANAMAN KELAPA SAWIT DI TANAH SPODOSOL Muhdan Syarovy; Eko Noviandi Ginting; Dimas Wiratmoko; Heri Santoso
Jurnal Pertanian Tropik Vol. 2 No. 3 (2015): JURNAL PERTANIAN TROPIK
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.6 KB) | DOI: 10.32734/jpt.v2i3.2942

Abstract

Semakin terbatasnya lahan yang optimal, membuat pengembangan kelapa sawit saat ini diarahkan ke lahan marginal. Lahan dengan jenis tanah spodosol merupakan salah satu lahan marginal yang telah dimanfaatkan untuk pengembangan kelapa sawit. Selain memiliki lapisan spodik, faktor pembatas lain dari tanah spodosol ialah memiliki tekstur kasar (terbentuk dari bahan pasir atau pasir berlempung) dengan iklim dingin dan tropika basah serta bersifat masam. Akibatnya, tanah tersebut memiliki kemampuan yang rendah dalam menahan air dan pencucian hara akan menjadi lebih tinggi. Pengolahan yang tepat sangat diperlukan agar kelapa sawit yang ditanam pada tanah spodosol dapat tumbuh dengan optimal. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengidentifikasi tanah spodosol dan tingkat kedalaman lapisan spodik, memperbaiki media pertumbuhan tanaman, memperbaiki iklim mikro dan pemupukan yang tepat.