Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pemberian Bahan Organik TKKS dan Mikoriza terhadap pertumbuhan stum karet berpayung dua ditanah cekaman kekeringan pada kadar 60 %. Penelitian ini dilaksanakan di rumah kasa Fakultas Pertanian USU (± 25 m dpl) pada bulan November 2014 – Mei 2015 menggunakan Rancangan Acak Lengkap Faktorial (RAL) dengan dua faktor. Fakktor pertama yaitu dosis Bahan Organik Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) dengan 4 taraf yaitu 0 g/polybag, 300 g/polybag, 600 g/polybag, 900 g/polybag; dan faktor kedua yaitu jenis Mikoriza dengan 4 taraf yaitu tanpa mikoriza, Glomus, Acaulospora, Glomus+Acaulospora. Hasil penelitian menunjukkan bahawa aplikasi bahan organik TKKS memiliki pengaruh yang nyata terhadap tinggi tanaman dan cenderung nyata pada diameter batang. Dimana taraf terbaiknya diperoleh pada dosis 600 g/polybag. Pemberian Mikoriza tidak berpengaruh nyata namun dapat meningkatakan rata-rata tinggi tanaman dan diameter batang. Jenis mikoriza yang terbaik diperoleh pada jenis mikoriza yang digabung yaitu Glomus + Acaulospora. interaksi antara bahan organik TKKS dan Mikoriza tidak berpengaruh nyata namun dapat meningkatkan rata-rata tinggi tanaman dan diameter batang. Taraf kombinasi yang terbaik terdapat pada Bahan Organik TKKS 300 g/polybag dan Mikoriza Glomus + Acaulospora.