syifa ananda
Magister Ilmu Hukum Pascasarjana Unisba

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN LEMBAGA MANAJEMEN KOLEKTIF DALAM MENGELOLA ROYALTI PENCIPTA TERKAIT USAHA KARAOKE DITINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 28 TAHUN 2014 TENTANG HAK CIPTA syifa ananda
Aktualita : Jurnal Hukum Volume 1 No. 2 (Desember) 2018
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.767 KB) | DOI: 10.29313/aktualita.v1i2.4048

Abstract

Perkembangan zaman memberikan keuntungan bagi pemilik hak cipta yaitu karyanya dapat dikenal oleh masyarakat dan meningkatkan popularitas pencipta. Dengan mudahnya akses untuk menikmati hak cipta banyak disalah gunakan oleh masyarakat,. Dengan adanya pihak yang menggunakan karya pencipta dengan tujuan komersil untuk kepentingan sendiri tanpa izin dari pencipta seperti karya cipta  lagu Contoh kegiatan yang menggunakan lagu untuk kepentingan komersil  adalah tempat karaoke. Maka dari itu dibentuk lembaga manajemen kolektif sebagai pihak yang memungut royalti dari setiap pengguna karya cipta untuk disalurkan kepada pencipta atau pemilik hak cipta. Pengertian LMK merupakan badan hukum nirlaba yang diberi kuasa oleh Pencipta untuk mengelola Hak Ekonomi dalam bentuk menghimpun dan mendistribusikan royalti.