p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Panggung Panggung
I Gusti Made Darma Putra
Institut Seni Indonesia Denpasar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Teater Pakeliran sebagai Konsep Garap dalam Seni Pewayangan I Gusti Made Darma Putra
PANGGUNG Vol 31, No 3 (2021): Budaya Ritual, Tradisi, dan Kreativitas
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1107.205 KB) | DOI: 10.26742/panggung.v31i3.1714

Abstract

Konsep teater pakeliran dalam penciptaan karya seni eksperimental oleh mahasiswa pedalanganISI Denpasar semakin populer dan sering digunakan. Di balik popularitasnya, budaya praktekdalam aplikasinya sering mengesampingkan proses berkonsep sebagai pondasi awal garap karyaseni yang dapat dipertanggung jawabkan. Model penelitan kualitatif dengan analisis deskriptifanalitik ini, menggunakan teori bentuk seni, kritik seni, dan teori nilai guna menganalisis pokokbahasan: 1) Konsep teater pakeliran dalam pertunjukan wayang, 2) Problematika konsep teaterpakeliran, 3) Potensi konsep teater pakeliran sebagai nilai. Penulis mengemukakan bahwa:1) Sebagai sebuah bentuk bermakna ‘teater’ dan ‘pakeliran’ masing-masing mewakili cabangilmu yaitu ‘drama’ yang identik dengan unsur teatrikal, serta ‘pewayangan’ dikenal denganpementasan boneka pipih dibalik kelir. 2) Perlunya pemetaan dan formulasi dalam konsepteater pakeliran yang mampu menjadi solusi problematika yang kerap terjadi. 3) Formulasiteater pakeliran sebagai sebuah konsep berfikir dan metode mengajar dengan aplikasi teoritisdan praktis demi penilaian estetik kelembagaan dan sosial.Kata kunci: teater pakeliran, problematika, pewayangan
Problematika Teater Pakeliran sebagai Konsep Garap dalam Seni Pewayangan I Gusti Made Darma Putra
PANGGUNG Vol 31 No 3 (2021): Budaya Ritual, Tradisi, dan Kreativitas
Publisher : LP2M ISBI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26742/panggung.v31i3.1714

Abstract

Konsep teater pakeliran dalam penciptaan karya seni eksperimental oleh mahasiswa pedalanganISI Denpasar semakin populer dan sering digunakan. Di balik popularitasnya, budaya praktekdalam aplikasinya sering mengesampingkan proses berkonsep sebagai pondasi awal garap karyaseni yang dapat dipertanggung jawabkan. Model penelitan kualitatif dengan analisis deskriptifanalitik ini, menggunakan teori bentuk seni, kritik seni, dan teori nilai guna menganalisis pokokbahasan: 1) Konsep teater pakeliran dalam pertunjukan wayang, 2) Problematika konsep teaterpakeliran, 3) Potensi konsep teater pakeliran sebagai nilai. Penulis mengemukakan bahwa:1) Sebagai sebuah bentuk bermakna ‘teater’ dan ‘pakeliran’ masing-masing mewakili cabangilmu yaitu ‘drama’ yang identik dengan unsur teatrikal, serta ‘pewayangan’ dikenal denganpementasan boneka pipih dibalik kelir. 2) Perlunya pemetaan dan formulasi dalam konsepteater pakeliran yang mampu menjadi solusi problematika yang kerap terjadi. 3) Formulasiteater pakeliran sebagai sebuah konsep berfikir dan metode mengajar dengan aplikasi teoritisdan praktis demi penilaian estetik kelembagaan dan sosial.Kata kunci: teater pakeliran, problematika, pewayangan