Penelitian ini bertujuan untuk mencari model penyajian Tafsir Al-Qur’an yang mudah digunakan dan mudah dipahami oleh para penyandang disabilitas netra. Metode yang digunakan adalah research and development (R&D). Hasil penemuan menunjukan bahwa tafsir yang mudah dipahami oleh para penyandang tuna netra adalah Tafsir yang ringkas, bahasanya sederhana dan tidak menggunakan istilah yang rumit. Pengucapannya jelas dan menghindari bahasa yang ambigu. Adapun teknologi yang mudah digunakan oleh para penyandang disabilitas netra adalah teknologi yang kompatibel dengan gaget mobile yang menggunakan android. Hal ini disebabkan android sangat familier dan banyak aplikasi yang dapat digunakan meskipun penyajian tafsir tersebut tidak difasilitasi audio, tetapi masih dapat dibantu oleh aplikasi pembaca teks (screen reader). Kata kunci: audio, disabilitas netra, tafsir al-Qur’an, android, teknologi.