Endah Yulianingsih
Jurusan Kebidanan, Politeknik Kesehatan Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN REMAJA MELALUI PEMBENTUKAN KONSELOR SEBAYA DALAM PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA MUDA SEBAGAI UPAYA PENIGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK Endah Yulianingsih; Nurnaningsih Ali Abdul; Desriyanti Harun
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.89 KB) | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.9475

Abstract

Abstrak: Kehamilan usia muda merupakan permasalahan yang berdampak serius pada kelangsungan hidup seorang remaja, dampak yang dapat terjadi akan mempengaruhi kesehatan reproduksi ibu, kehamilan pada usia muda juga dapat me mpengaruhi kesehatan bayi yang dilahirkan oleh ibu yang masih berusia remaja. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah pemberdayaan tutor sebaya dalam meningkatan pengetahuan remaja terhadap risiko kehamilan usia muda. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah karang taruna di desa. Metode Pelaksanaan dalam kegiatan ini adalah pendampingan remaja dengan pendekatan peningkatan pengetahuan melalui pendidikan kesehatan. Hasil kegiatan terdapat peningkatan pengetahuan dan ketrampilan perolehan hasil sebesar 46% meningkat menjadi 91 % serta telah terbentuknya kelompok tutor sebaya di Desa.Abstract: Pregnancy is a problem that affects the life of a teenager, the impact that can occur will affect the reproductive health of the mother, at a young age it can affect the health of babies born to mothers who are still teenagers. The purpose of this community service activity is to increase adolescents' risk of pregnancy at a young age. The target audience in this activity is youth organizations in the village. The implementation method in this activity is assisting youth with an approach to increasing knowledge through health education. The results of activities to increase knowledge and skills obtained results of 46% increasing to 91% and the formation of peer tutor groups in the village.