Nuraini Sri Bina
Program Studi Informatika, Universitas Potensi Utama, Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIGITALISASI PEMBELAJARAN BERMAKNA MELALUI PERANCANGAN VIDEO ANIMASI BERBASIS POWTOON ANIMATION BAGI GURU SEKOLAH DASAR Nuraini Sri Bina; Rahmi Ramadhani; Haykal Ikhsanul Hasan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 4 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i4.8889

Abstract

Abstrak: Kompetensi TIK merupakan kompetensi penting untuk dimiliki guru sekolah dasar dalam mengimplementasikan pembelajaran bermakna. Rendahnya kemampuan TIK menyulitkan guru dalam mengajarkan materi yang bersifat abstrak dan membutuhkan ilustrasi tambahan yang memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran bermakna melalui video berbasis powtoon animation. Metode pelaksanaan kegiatan melalui demonstrasi kontekstual, praktek dan pendampingan terstruktur. Peserta kegiatan PKM berjumlah 15 orang guru SD Swasta Kartini Medan yang terdiri dari 14 orang guru berjenis kelamin perempuan dan 1 orang guru berjenis kelamin laki-laki. Evaluasi kegiatan PKM dilakukan melalui pemberian angket/kuisioner sebelum dan setelah kegiatan PKM dilaksanakan. Analisis data dilakukan secara kuantitatif deskriptif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa (1) terdapat peningkatan pemahaman guru sekolah dasar dalam merancang video pembelajaran bermakna berbasis powtoon animation sebesar 79,67% (kategori baik), dan (2) terdapat peningkatan keterampilan guru sekolah dasar dalam merancang video pembelajaran bermakna berbasis powtoon animation sebesar 77,80% (kategori baik).Abstract: To implement meaningful learning, elementary school teachers must be proficient with ICT. The inadequacy of ICT makes it difficult for teachers to instruct abstract material and necessitates the addition of illustrations that provide students with novel learning opportunities. This Community Partnership Program (PKM) activity aims to enhance the knowledge and abilities of elementary school teachers in the design of meaningful learning using animation-based video. The activities are implemented through contextual demonstrations, practice, and structured mentoring. Participating in the PKM activity were 15 teachers from the Kartini Private Elementary School in Medan, 14 of whom were female, and one of whom was male. Before and after PKM activities are conducted, questionnaires are used to evaluate their efficacy. The analysis of the data was quantitatively descriptive. The result found that: there is a 79,67% increase in elementary school teachers’ understanding of designing meaningful learning videos using Powtoon Animation (good category). The other result shows a 77,80% increase in elementary school teachers’ skills in creating influential learning videos using Powtoon Animation (good category).
Sosialisasi Geodeepler Untuk Meningkatkan Kemampuan Merancang Asesmen Guru UPT SPF SD Negeri 101871 Sidodadi Nuraini Sri Bina; Siti Fatimah Sihotang; Yulia Fitri; Royhan Al Faisal
JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi Vol. 5 No. 1 (2026): JALIYE: Jurnal Abdimas, Loyalitas, dan Edukasi
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UNIVA Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/jaliye.v5i1.1291

Abstract

Di era perkembangan teknologi yang semakin pesat saat ini, terdapat dampak positif yang begitu nyata yang dapat dirasakan, yakni kemudahan dalam melakukan akses informasi berbasis digital. Bidang Pendidikan merupakan salah satu bidang dimasyarakat yang juga ikut merasakan dampak dari kemajuan teknologi tersebut. Saat ini saja, sudah terdapat banyak aplikasi berbasis digital yang dapat dimanfaatkan pada proses pembelajaran maupun asesmen antara guru dengan peserta didik. Meskipun media digital memiliki potensi untuk meningkatkan kualitas pengajaran sekaligus juga dapat merancang asesmen guru, namun masih ditemukan berbagai hambatan menghalangi pemanfaatannya secara optimal. Dengan demikian, tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan kemampuan merancang asesmen guru yang menarik dan inovatif, yang mana tentunya perancangan asesmen harus sesuai dengan tujuan pembelajaran. Aplikasi tersebut Adalah GeoDeepler. Melalui implementasi aplikasi GeoDeepler diharapkan terjadi pembaharuan yang berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran yang dinamis, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi masa depan. Sekolah UPT SPF SD Negeri 101871 Sidodadi, Kabupaten Deli Serdang, dipilih menjadi tempat kegiatan dilaksanakan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa GeoDeepler efektif mengatasi hambatan teknis dan mendorong keberlanjutan budaya inovasi pembelajaran digital di sekolah dasar serta meningkatnya kemampuan merancang asesmen guru yang sekaligus juga bermanfaat untuk mengetahui kemajuan belajar peserta didik. Hasil tersebut didukung juga oleh hasil penialian kuesioner yang memberikan hasil 99,5% peserta menyatakan setuju bahwa Geodeepler memudahkan guru merancang asesmen.