Nurjaya Nurjaya
SDN Bambu Apus 02 Pagi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Strategi Pembelajaran Kooperatif Model Think - Pair - Share Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Matematika Pada Siswa Kelas IV SDN Bambu Apus 02 Pagi Nurjaya Nurjaya
Jurnal Statement : Media Informasi Sosial dan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2012): Statement | Jurnal Media Informasi Sosial dan Pendidikan
Publisher : PMPP Lembaga Penelitian dan Studi Kebijakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.165 KB) | DOI: 10.56745/js.v2i1.13

Abstract

Pembelajaran yang baik dan efektif adalah pembelajaran yang mampu memberikan kemudahan belajar kepada peserta didik secara adil dan merata sehingga mereka dapat mengembangkan potensinya secara optimal. Pembelajaran merupakan suatu proses yang komplek dan melibatkan berbagai aspek yang saling berkaitan. Terdapat beberapa pendekatan dari model pembelajaran kooperatif, yaitu: Student Team Achievement Division (STAD), Jigsaw, Investigasi Kelompok (IK), Numbered-Head-Together (NHT), dan Think-Pair-Share (TPS). Pembelajaran kooperatif melatih siswa untuk saling membantu antar anggota dalam memahami pelajaran ataupun dalam menyelesaikan tugas belajar. Siswa yang lemah akan mendapat bantuan dari temannya yang lebih pandai. Hipotesis Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah jika straregi kooperatif model think-pair-share diterapkan dalam pembelajaran matematika maka dapat meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas IV SDN Bambu Apus 02 Pagi, Jakarta. Adapun ruang lingkup penelitian meliputi siswa. Yang dimaksud siswa disini adalah khusus siswa kelas IV SDN Bambu Apus 02 Pagi, Jakarta, karena dalam kelas IV siswanya sangat heterogen dan motivasi belajar Matematika siswa masih kurang. Model think–pair–share ini mempunyai 3 tahap, yaitu think (berfikir) yaitu guru memberikan pertanyaan yang berhubungan dengan pelajaran, kemudian siswa diminta untuk memikirkan pertanyaan tersebut secara mandiri untuk beberapa saat, kemudian Pair (berpasangan) yaitu guru meminta siswa untuk berpasangan dengan siswa lain untuk mendiskusikan apa yang telah mereka pikirkan pada tahap pertama dan yang terakhir adalah Share (berbagi) yaitu guru meminta beberapa pasang siswa untuk berbagi hasil diskusi masing-masing kepada seluruh kelas.