This Author published in this journals
All Journal Media Informasi
Aprilia Mardiastuti
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi gaya kepemimpinan transformasional pada Perpustakaan Perguruan Tinggi Aprilia Mardiastuti
Media Informasi Vol 28 No 1 (2019): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1692.154 KB) | DOI: 10.22146/mi.v28i1.3925

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini untuk mengetahui implementasi gaya kepemimpinan transformasional pada perpustakaan perguruan tinggi. Saat ini, perpustakaan perguruan tinggi merupakan salah satu organisasi dengan dinamisasi perbahan yang kompleks, seiring dengan perkembangan dalam penyebarluasan ilmu pengetahuan. Gaya kepemimpinan transformasional diketahui sebagai salah satu gaya yang efektif diterapkan untuk mengelola perpustakaan perguruan tinggi dengan dinamisasi perubahan tersebut. Implementasi gaya kepemimpinan transformasional pada perpustakaan perguruan tinggi dapat dilakukan melalui empat komponen, meliputi: 1) idealized influence atau karisma; 2) inspirational motivation atau inspirasi; 3) intellectual stimulation atau dorongan intelektual; dan 4) individualized consideration atau perhatian secara pribadi. Dapat disimpulkan bahwa keberhasilan pemimpin perpustakaan perguruan tinggi mengimplementasikan ke empat komponen tersebut akan mampu memberikan motivasi, meningkatkan kepercayaan, menimbulkan kekaguman, meningkatkan loyalitas, dan kinerja anggota organisasinya
Peran Perpustakaan dalam praktik dan pembelajaran informasi obat (drug information) Mahasiswa Farmasi Aprilia Mardiastuti
Media Informasi Vol 29 No 1 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3900.635 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i1.4001

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui peran perpustakaan dalam praktik dan pembelajaran informasi obat (drug information) mahasiswa farmasi.Sebagai ujung tombak pelayanan obat, apoteker berperan memberikan informasi yang tepat dan dapat digunakan sebagai bahan rujukan yang kredibel bagi praktisi kesehatan dan masyarakat umum. Peran tersebut diterapkan melalui layanan informasi obat atau drug information (selanjutnya disebut dengan DI) yang diperoleh melalui praktik dan pembelajaran di universitas ketika apoteker masih berstatus sebagai mahasiswa farmasi. Keberhasilan praktik dan pembelajaran DI tidak terlepas dari peran perpustakaan sebagai pengelola dan penyedia sumber-sumber DI. Peran tersebut diwujudkan melalui ketersediaan sumber-sumber DI dan pustakawan sebagai mediator antara mahasiswa dengan sumber-sumber DI tersebut.