Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Cyberspace dalam novel “The Messenger” Atin Istiarni
Media Informasi Vol 28 No 1 (2019): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1693.167 KB) | DOI: 10.22146/mi.v28i1.3931

Abstract

Perkembangan industri mulai dari era 1.0 hingga menjelang 5.0 selalu ditandai dengan kemajuan yang terjadi pada dunia teknologi informasi hingga mempengaruhi aspek kehidupan manusia secara global. Perkembangan tersebut kemudian memaksa manusia untuk bersinggungan dengan dua realitas dunia yaitu maya dan konkrit. Problematika yang timbul sebagai gambaran bagi manusia yang memiliki interaksi di dua dunia yakni dunia realitas konkrit dan realitas tampakan tergambar dalam novel “The Messenger” yang ditulis oleh Labibah Zain, dkk. Penelitian ini adalah penelitian yang berpijak pada ilmu filsafat sebagai landasan berfikir. Dalam penelitian ini, digunakan perspektif kritik humanis Mark Slouka sebagai pisau analisa. Dengan menggunakan perspektif kritik humanis yang dicetuskan oleh Mark Slouka, peneliti ingin memaparkan realitas semu (hyperrealitas) akibat adanya ruang cyber yang tergambar dalam novel “The Messenger”. Namun, pisau analisis yang digunakan tak sepenuhnya absolut, akan tetapi lebih kepada hasil reflektif dari peneliti. Penelitian ini termasuk dalam studi pustaka dengan objek kajiannya adalah alur cerita dan setting dalam novel “The Messenger”. Hasil penelitian dipaparkan menggunakan metode deskriptif. Adapun hasil penelitian menggolongkan novel ini termasuk dalam golongan Teknorealis. Hal tersebut direpresentasikan dalam konsep realitas, identitas, komunitas, dan ruang yang tergambar dalam novel
Inovasi layanan perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) di masa pandemi Covid-19 Qodri Royani; Atin Istiarni
Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi Vol 11 No 2 (2022): Desember 2022
Publisher : FPPTI Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era perkembangan teknologi digital menuntut segala aspek kehidupan untuk dapat beradaptasi dengan baik terhadap segala perubahan yang ada. Apalagi dengan adanya kasus pandemi Covid-19 membuat pemanfaatan kecanggihan teknologi semakin benar-benar dibutuhkan dalam segala aspek. Seperti halnya dalam bidang pelayanan perpustakaan di perguruan tinggi maupun di sekolah-sekolah. Pelayanan perpustakaan di masa pandemi Covid-19 sempat terhenti dikarenakan kasus lonjakan Covid-19 yang cukup tinggi. Hal tersebut tentu membuat masing-masing pengelola perpustakaan maupun instansi terkait berupaya mencari solusi yang menurut mereka baik agar pelayanan dapat berjalan dengan optimal meskipun ditengah pandemi. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) adalah salah satu contoh instansi dalam memberikan pelayanann di masa pandemi. Penulisan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem layanan perpustakaan UMS atau bentuk inovasi pelayanan yang dilakukan pengelola Perpustakaan UMS di masa pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Peneliti mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara kepada pihak terkait, observasi dan melakukan studi pustaka pada sumber-sumber yang berkaitan dengan penelitian. Hasil dari penelitian menunjukan bahwa sebelum pandemi Covid-19 pelayanan perpustakaan UMS banyak dilakukan interaksi secara langsung antara pustakawan dengan pemustaka. Selain itu sistem pelayanan secara online maupun digital juga sudah banyak diterapkan. Namun seiring waktu berjalan masyarakat mulai bisa berdaptasi begitupun sistem pelayanan perpustakaan UMS. Banyak ditemukan beragam inovasi layanan di UMS selama pandemi berlangsung seperti layanan konsultasi/tanya jawab melalui whatsapp maupun medsos Instagram sesuai jam kerja, layanan peminjaman dan pengembalian buku secara online, aktivasi keanggotaan secara daring dan masih banyak lagi bentuk inovasi lainnya.