This Author published in this journals
All Journal Media Informasi
Isbandini
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran media sosial sebagai sarana pemasaran interaktif (interactive marketing) Perpustakaan Isbandini
Media Informasi Vol 29 No 1 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3899.765 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i1.4008

Abstract

Pemanfaatan media sosial oleh perpustakaan merupakan wujud eksistensi perpustakaan sehingga dapat lebih dekat dengan pemustaka. Perpustakaan perlu mengoptimalkan media sosial untuk membangun koneksi informasi dengan pemustaka dan meningkatkan layanan perpustakaan. Salah satu strategi pemasaran jasa perpustakaan adalah melalui media sosial, karena media sosial telah menjadi platform yang sering digunakan sebagian masyarakat untuk menghabiskan waktu secara online. Media sosial memiliki potensi yang efektif untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan pemustaka dan membangun komunikasi antar-perpustakaan.
Peran Pustakawan Universitas Gadjah Mada sebagai mitra riset di masa pandemi Covid-19 Isbandini
Media Informasi Vol 30 No 1 (2021): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (8084.424 KB) | DOI: 10.22146/mi.v30i1.4036

Abstract

Di masa pandemi COVID-19 ini, kegiatan belajar mengajar dan penelitian di perguruan tinggi tetap berjalan dengan sistem online dengan memanfaatkan jaringan internet. Mahasiswa UGM juga dituntut untuk tetap menyelesaikan studi dan tugas akhirnya tepat waktu meskipun harus berkonsultasi dengan dosen pembimbing secara online. Mahasiswa juga membutuhkan informasi dan literatur agar tugas akhir dapat segera diselesaikan. Hal ini berdampak pada perpustakaan perguruan tinggi, termasuk perpustakaan UGM yang tidak membuka layanan tatap muka selama tanggap darurat COVID-19 ini. Dengan ditutupnya layanan secara tatap muka, pemustaka tidak bisa akses informasi secara langsung ke perpustakaan, sedangkan kegiatan belajar dan riset tetap berjalan, sehingga diperlukan inovasi agar layanan tetap berjalan meskipun pemustaka tidak bisa berkunjung ke perpustakaan UGM. Inovasi yang dilakukan Perpustakaan UGM yaitu dengan membuka layanan online. Pemustaka bisa mendapatkan informasi yang dibutuhkan secara online melalui email. Pustakawan memainkan peranan yang sangat penting dalam layanan online ini dengan menyediakan sumber-sumber informasi untuk mendukung kegiatan penelitian/riset. Berdasarkan data yang masuk melalui form bantuan layanan dari tanggal 19 Maret s/d 31 Juli 2020 , pengguna yang memanfaatkan layanan online ini sebanyak 3.863. Pemustaka dengan jenis pemustaka terbanyak yaitu dari mahasiswa UGM 3.638 atau 94,18%. Pengguna layanan online berdasarkan asal fakultas paling tinggi dari fakultas teknik yaitu sebesar 569 orang atau 15,64%, pengguna layanan online berdasar kebutuhan akses paling tinggi adalah akses koleksi ETD yaitu sebesar 3.201 atau 82,86%, layanan cek turnitin paling banyak adalah tugas akhir sebesar 184 atau 61,74%.