This Author published in this journals
All Journal Media Informasi
Endah Choiriyah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Multitasking Pustakawan sebagai upaya one stop services di Perpustakaan Fakultas Kedokteran Hewan UGM Endah Choiriyah
Media Informasi Vol 29 No 2 (2020): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6966.48 KB) | DOI: 10.22146/mi.v29i2.4067

Abstract

Fakultas Kedokteran Hewan UGM dengan sumber daya manusia sebanyak 80 orang staf pengajar/dosen. Hampir 50% dari jumlah tersebut termasuk dalam generasi baby boomers. Generasi ini lahir sekitar tahun 1946-1964, dengan karakter yang mempengaruhi budaya dan pola berpikir dalam kehidupan. Hal ini disebabkan karena masa itu masih sebagai perjuangan dan perkembangan teknologi informasi belum seperti saat ini. Di satu sisi, tuntutan perkembangan teknologi yang terjadi saat ini menjadi hambatan yang dihadapi. Generasi baby boomers kurang familiar dengan perkembangan teknologi. Mereka lebih mudah untuk meminta bantuan secara langsung dari pada harus belajar mempelajari teknologi. Padahal sebenarnya teknologi memberi kemudahan dalam membantu pekerjaan. Di sisi lain, adanya kebijakan baru dari Kemenristekdikti (sekarang Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional) yang mengharuskan penerapan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar, antara lain kuliah daring dengan SPADA, WEBEX, Google Meet, Zoom, Pembuatan Video Pembelajaran Daring dan lain-lain; dan adanya kebijakan tentang kewajiban seorang dosen mempunyai akun SINTA, Google Scholar, publikasi ilmiah di jurnal bereputasi baik nasional maupun internernasional yang terindeks SCOPUS, ISI, Web of Science, DOAJ atau yang lainya. Inilah permasalahan yang dihadapi oleh sebagian civitas akademika FKH UGM yang meski dijawab oleh pustakawan. Dari permasalahan tersebut, pustakawan bisa menjadikan dirinya sebagai pustakawan yang multitasking. Yaitu pustakawan yang mampu memerankan dalam berbagai hal. Peran sebagai pustakawan yang selalu melayani kebutuhan informasi dalam menunjang proses belajar mengajar; peran sebagai bagian dari civa fakultas, di masyarakat, di keagamaan dan pustakawan yang selalu siap dengan semua kebutuhan pemustaka baik dosen, mahasiswa maupun masyarakat di luar FKH UGM. Semua itu akan bermuara pada peningkatan kualitas layanan dengan mewujudkan layanan One Stop Services.
Webconference dengan webex mewujudkan pembelajaran abad 21 melalui penguatan keterampilan Pustakawan Endah Choiriyah
Media Informasi Vol 28 No 2 (2019): Media Informasi
Publisher : Perpustakaan Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4023.313 KB) | DOI: 10.22146/mi.v28i2.4118

Abstract

Abad 21 dikenal sebagai abad millenial, yang ditandai dengan adanya revolusi industri 4.0. Pada abad ini, internet menjadi andalan dalam berbagai kehidupan manusia (internet of things/IoT), gojek, gofood, goPay sampai pada sistem pembelajaran daring (dalam jaringan). Sistem pembelajaran daring saat ini telah banyak diminati oleh institusi maupun perorangan, baik swasta maupun pemerintah. Webex sebagai salah satu aplikasi webconference (komunikasi berbasis teknologi internet) yang dapat didownload secara gratis dan digunakan sebagai komunikasi antar kota, antar negara dengan efisiensi waktu dan biaya. Aplikasi ini bisa dipakai untuk mengadakan pelatihan online, seminar online, rapat online dan bahkan kuliah online. Universitas Gadjah Mada telah mengembangkan perkuliahan secara online dengan menggunakan aplikasi yang ada, salah satunya Webex. Begitu juga yang ada di Fakultas Kedokteran Hewan, sebagian perkuliahan telah dilakukan secara online dengan aplikasi ini. Kuliah online ini memberi banyak keuntungan apabila dibandingkan dengan kuliah secara regular. Kuliah online dapat dilakukan dimana saja baik di rumah, kantin, café dengan fleksibilitas jadwal belajar. Aplikasi Webex ini juga bisa digunakan untuk menguatkan peran pustakawan dalam mendukung sistem pembelajaran abad 21 dengan 1) memberi pelatihan kepada civitas akademika tentang pemanfaatan Webex; 2) Webinar penelusuran informasi ilmiah; 3) bekerja sama dengan dosen untuk meminta link kuliah online sehingga mahasiswa bisa mengikuti perkuliahan di ruang telekonferensi di perpustakaan; 3) melalui Dekan, menjalin kerjasama dengan Fakultas Kedokteran Hewan di seluruh Indonesia mewujudkan kuliah bersama untuk mata kuliah tertentu dengan menggunakan webex. Penguatan keterampilan pustakawan dapat menjadi pioneer di dalam institusi dan masyarakat. Pustakawan menjadi contoh, teladan dan inovasi dalam memberikan layanan kepada pemustaka.