M Ihsan Dacholfany
Institut Agama Islam Negeri Metro

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP MASYARAKAT MADANI DALAM ISLAM M Ihsan Dacholfany
Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Vol 17 No 1 (2012): Pluralisme dan Multikulturalisme dalam Bingkai Masyarakat Madani
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.247 KB)

Abstract

Islam melahirkan konsep sempurna dengan menampilkan lima jaminan dasar yang diberikan agama kepada warga masyarakat, baik secara perorangan ataupun kelompok. Pertama, keselamatan fisik warga masyarakat dari tindakan fisik di luar ketentuan hukum. Kedua, keselamatan keya-kinan agama masing-masing, tanpa ada paksaan untuk berpindah agama. Ketiga, keselamatan keluarga dan keturunan. Keempat, keselamatan harta benda dan milik pribadi di luar prosedur hukum. Kelima, keselamatan profesi (intelektual). Kelima jaminan dasar tersebut menampilkan universalitas pandangan hidup atau visi transformatis sosial keagamaan yang utuh. Pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat yang berdasarkan hukum, persamaan derajat dan sikap toleransi adalah unsur-unsur utama kemanusiaan. Namun, hal itu sekedar menyajikan kerangka teoritik. Sehingga, harus diikuti dengan upaya pengorganisasian dan penerapannya di lingkungan sosial secara empiris. Islam bears perfect concept presented five elementary guarantee which given by religion to society citizen, either through individual or group. First, safety of society citizen physical of physical action out off law. Both, safety of belief of each religion, without constraint to move the other religion. Third, safety of family and descent. Fourth, safety of goods and chattel ownership outside law procedure. Fifth, safety of profession (intellectual). The fifth elementary guarantee present universal view of life or vision of transformation intact religious social. Goverment and society life which pursuant to law, equation of tolerance attitude and degree is human especial elements. But, that thing is merely presenting framework of theory. So that, it should be followed by the effort of organization applying in social environment by empiric.
REFORMASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM MENGHADAPI ERA GLOBALISASI M Ihsan Dacholfany
Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Vol 20 No 1 (2015): Studi Islam di Era Global
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Institut Agama Islam Negeri Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.742 KB)

Abstract

Artikel ini membahas tentang Pendidikan Islam yang mendapat berbagai tantangan krusial di era globalisasi. Pendidikan Islam menempati posisi yang penting dalam kehidupan globalisasi, sebab globalisasi itu sendiri mempunyai pengaruh positif dan negatif pada pendidikan Islam. Untuk itu, reformasi pendidikan Islam dapat mengupayakan membangkitkan kembali visi pendidikan Islam yang lebih baik untuk membangun dan meningkatkan mutu manusia dan masyarakat Muslim di era globalisasi dengan tetap merujuk kepada al-Qur’an dan as-Sunnah sebagai sumber ajarannya. Tujuan artikel ini untuk mendeskripsikan reformasi pendidikan Islam dalam menghadapi era globalisasi. Data dalam tulisan ini merupakan data kepustakaan yang yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa globalisasi dapat menjadi peluang dan menjelma sebagai tantangan bagi pendidikan Islam. Arus globalisasi bukan lawan atau kawan bagi pendidikan Islam, melainkan sebagai dinamisator. Jika pendidikan Islam mengambil posisi anti global, maka akan stagnan tidak bergerak dan pendidikan Islam akan mengalami penghambatan intelektual. Sebaliknya bila pendidikan Islam terseret oleh arus global, tanpa daya identitas keislaman sebagai sebuah proses pendidikan akan dilindas. Maka pendidikan Islam harus memposisikan diri dengan menakar arus global, dalam arti yang sesuai dengan pedoman dan ajaran nilai-nilai Islam agar bisa direformasi, diadopsi dan dikembangkan. This writing discusses about islamic education which gets some crusial challenges in globalization era. Islamic teaching plays important role in globalization. Since globalization itself has possitive also negative in islamic teaching and training. Thus, reformation of islamic teaching could strive for raising better vision of islamic teaching for building and upgrading quality of human being and moslem society in globalization that ought to refer to both Al Koran and Al Hadith as source of its teaching. The goal of this current research is to describe reformation of islamic teaching in facing globalization. Data of this paper is literature fact which is analyzed through descriptive. The result of this writing shows that globalization can be opportunity and also challenge for islamic teaching. The stream of globalization is not an opponent or companion for islamic teaching, on the other hand being as motivator. If islamic teaching takes position non global, it will not move and it will undergo blocking of intellectual. On the contrary, if islamic teaching involves to globaliztion era, islamic identities will be gone. Thus, islamic teaching ought to take part to measure globalization era, it means by oreintation and values of islamic teaching in order to could be reformed, adopted and developed.