This Author published in this journals
All Journal Deskripsi Bahasa
Titis Kris Pandu Kusuma
Student of Department of Languages and Literatures, Universitas Gadjah Mada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Penerjemahan pada Laman Resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia Titis Kris Pandu Kusuma; Sajarwa Sajarwa
Deskripsi Bahasa Vol 1 No 2 (2018): 2018 - Issue 2
Publisher : Department of Languages and Literature, Faculty of Cultural Sciences, UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1142.022 KB) | DOI: 10.22146/db.v1i2.334

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana strategi penerjemahan pada berita pemerintah yang dimuat dalam laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia dari bahasa Indonesia ke bahasa inggris pada laman yang sama. Peneliti menggunakan teori dari Mona Baker (2001). Data merupakan 152 dari 15 teks berita yang terdiri dari kata, frase, atau kalimat yang mengandung unsur strategi penerjemahan. Sumber data berasal dari laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia yaitu www.setkab.go.id dalam rentang waktu 6-10 April 2018 dan 6-12 September 2018. Metode dalam penelitian ini merupakan deskriptif komparatif, mengumpulkan data dengan observasi non-partisan dan teknik simak catat. Kemudian dianalisis dengan metode padan translasional. Lalu hasil penyajian data dengan bentuk formal dan informal. Dari hasil analisis terdapat tujuh strategi penerjemahan dan ada satu strategi yang paling banyak digunakan pada berita pemerintah yang dimuat dalam laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Strategi dengan kata pinjaman dan pinjaman dengan penjelasan yang paling banyak digunakan oleh penerjemah dalam menerjemahkan berita pemerintah pada laman resmi Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. Hal tersebut dikarenakan demi kepentingan kejelasan makna. Penerjemah memasukkan informasi tambahan di dalam teks terjemahannya karena pembaca memerlukan informasi tersebut.