Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui Bagaimana kemampuan siswa dalam Membuat Sanggul Daerah Bugis pada siswa Tata Kecantikan Rambut Kelas XI SMK Negeri 8 Medan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK Negeri 8 Medan dengan jumlah 33 siswa. Sampel dalam penelitian ini menggunakan tehnik total sampling. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan/observasi. Untuk menjaring kesepakatan hasil pengamatan dari setiap pengamat digunakan uji kesepakatan dengan menggunakan Analisis Varians Satu Arah.Berdasarkan data pengamatan tentang kemampuan siswa dalam membuat sanggul daerah bugis yang dinilai oleh tiga orang observer (pengamat), diperoleh skor seluruh siswa sebesar 415 skor tertinggi 17 dan skor terendah 8. Skor rata-rata (M) sebesar 12,6 dan Standard Deviasi 1,7, rata-rata ideal sebesar 12,5 dan Standard Deviasi Ideal sebesar 2,5.Hasil Penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecenderungan kemampuan siswa dalam membuat sanggul daerah bugis pada siswa tata kecantikan rambut kelas XI SMK Negeri 8 Medan tergolong cukup. Dimana besaran Fo dikonsultasikan terhadap Ftabel pada taraf signifikan 5 % dengan dk 2:30 diperoleh 3,32 ternyata Fo = 0,49 < Ftabel 5 % = 3,32. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan yang berarti antara hasil penilaian (skor) dari ketiga pengamat. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 33 orang sampel penelitian 3% siswa memiliki kemampuan yang sangat tinggi pada saat membuat sanggul dan 12,2% siswa yang memiliki kemampuan yang tinggi pada saat Membuat Sanggul, 25 orang (75,8%) memiliki kemampuan yang cukup dan 3 orang (9%) memperoleh nilai kemampuan yang kurang. Maka secara umum dapat disimpulkan bahwa kemampuan siswa dalam membuat Sanggul Daerah Bugis. Siswa Kelas XI SMK Negeri 8 Medan rata-rata tergolong cukup sebanyak (75,8%). Kata kunci : siswa SMK dan Sanggul Bugis