Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN POMPA AIR TERINTEGRASI PHOTOVOLTAIC UNTUK PERTANIAN DAN KEMANDIRIAN ENERGI DESA Afrizal Abdi Musyafiq; Hera Susanti; Arif Ainur Rafiq; Ari Kristiningsih; Mardiyana Mardiyana; Santi Purwaningrum
Jurnal Berdaya Mandiri Vol. 3 No. 1 (2021): Jurnal Berdaya Mandiri (JBM)
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.037 KB) | DOI: 10.31316/jbm.v3i1.1258

Abstract

Masyarakat di Kabupaten Cilacap khususnya warga masyarakat Kecamatan Maos umumnya bekerja di bidang pertanian. Berdasarkan data yang didapatkan dari Badan Pusat Statistika tahun 2019, sebanyak 6.494 jiwa penduduk kecamatan maos bekerja sebagai buruh tani. Permasalahan yang dihadapi di musim kemarau sangat mengganggu kegiatan masyarakat Desa Maos. Permasalahan yang timbul seperti kekurangan air untuk pertanian; masyarakat susah dalam mencari sumber air; dan perekonomian masyarakat terganggu. Solusi pada permasalahan ini adalah adanya pembuatan dan penerapan pompa air terintegrasi photovoltaic untuk pertanian yang diharapakan mampu meredakan bahkan menghilangkan akar permasalahan yang sedang dialami masyarakat Kecamatan Maos. Target dari kegiatan ini adalah terciptanya suatu pompa yang mampu mengalirkan air dari sumber air dengan pemanfaatan energi dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ramah lingkungan dan terciptanya kemandirian energi desa berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT). Hasil yang dicapai pada kegiatan ini adalah terciptanya desa mandiri energi; semakin berkembangnya hasil panen dari pertanian masyarakat Kecamatan Maos walaupun dimusim kemarau; dan dapat meningkatkan perekenomian masyarakat Kecamatan Maos.
Pemanfaatan ekstrak daun Bruguiera gymnorrhiza sebagai sabun padat dan bioaktivitasnya terhadap bakteri Escherichia coli Khoeruddin Wittriansyah; Ari Kristiningsih; Theresia Evila Purwanti
Journal of Marine Research Vol 14, No 1 (2025): Journal of Marine Research
Publisher : Departemen Ilmu Kelautan, Fakultas PerikanJurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmr.v14i1.48124

Abstract

Mangrove diketahui memiliki potensi dan manfaat yang luas bagi masyarakat Pesisir. Upaya pengembangan produk mangrove adalah menjadikannya sebagai produk sabun. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sabun padat dengan bahan ekstrak daun B. gymnorrhiza. Sabun B. Gymnorrhiza kemudian diuji aktivitas antibakteri terhadap E.Coli. Variabel penambahan ekstrak daun B. Gymnorrhiza  sebanyak P1 (7,5ml), P2 (15ml), P3 (20ml) dan K(0ml). Analisa Mutu Sabun B. Gymnorrhiza yang dihasilkan, meliputi pengukuran pH, stabilitas busa, dan uji hedonik (tekstur, aroma, kenampakan dan warna). Hasil penelitian menunjukkan bahwa zona hambat terhadap E.Coli terbesar terdapat pada sabun P2 pada kosentrasi 100 μl yaitu sebesar (18,5 mm). pH sabun yang sesuai dengan standar SNI 3532:2016 adalah P2 dan P3. Uji stabilitas busa menunjukkan hasil untuk K (44%), P1 (50%), P2 (40%) dan P3 (44%). Bedasarkan Uji stabilitas busa tersebut, sabun padat B. Gymnorrhiza belum dikategorikan baik. Uji Hedonik menunjukkan panelis lebih menyukai sabun tanpa penambahan ekstrak daun B. Gymnorrhiza (K) untuk parameter penampakan, aroma dan warna, sedangkan untuk parameter tekstur yang paling disukai adalah P1. Bedasarkan hasil penelitian ekstrak daun B. Gymnorrhiza dapat dimanfaatkan sebagai sabun padat dan memiliki bioaktivitas untuk menghambat bakteri E.Coli.
Pengaruh Penambahan Larutan Daun Salam Terhadap Sifat Organoleptik ikan Kembung Rizki Mustofa; Ari kristiningsih; Murni Handayani; Mardiyana Mardiyana; khoeruddin wittriansyah
JURNAL AGROINDUSTRI HALAL Vol. 11 No. 3 (2025): Jurnal Agroindustri Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jah.v11i3.21345

Abstract

This study aimed to determine the effect of adding bay leaf solution on the pH and organoleptic quality of mackerel during room temperature storage. The experiment used a Completely Randomized Design (CRD) with four concentrations of bay leaf solution (0%, 15%, 20%, and 25%) and two observation times (0 and 24 hours), each with three replications. The bay leaf solution was prepared through washing, grinding, boiling, filtering, and dilution. The observed parameters included pH, eye, gill, mucus, flesh, aroma, and texture based on organoleptic evaluation. The results showed that at 0 hours, treatments with 20% and 25% concentrations produced significantly higher pH values compared to other treatments (p<0.05), while after 24 hours no significant differences were found (p>0.05). Organoleptic tests indicated a decline in quality for all parameters after 24 hours of storage. Significant effects of bay leaf solution were observed only in certain parameters during the initial storage stage, particularly gills and texture, while its effectiveness decreased during longer storage. In conclusion, bay leaf solution has the potential to maintain the quality of mackerel during the early stage of room temperature storage but is less effective in preventing quality deterioration after 24 hours.