Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember Dwi Juli Priyono; Badrun Fawaidi; Umi Nurhayati
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.194 KB) | DOI: 10.53515/aijpkm.v1i1.3

Abstract

Pemberdayaan ini bertujuan untuk mendampingi pembinaan masjid agar menjadi masjid yang makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Proses pemberdayaan ini menggunakan pendekatan Posdaya. Berdasarkan hasil dari pendampingan pengelolan Masjid Al-Huda Dusun Darussalam, maka ada beberapa simpulan sebagai berikut: Sasaran kegiatan ini adalah seluruh anggota takmir Masjid Al-Huda RT.03/RW.01 Dusun Darusslam. Visinya adalah menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pengabdian masyarakat. Misinya adalah membentuk masyarakat yang religius berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis, mengembangkan pendidikan masyarakat berbasis masjid dan mengembangakan program masjid yang relevan sesuai kebutuhan masyarakat. Adapun tujuannya adalah untuk menumbuhkan jiwa sadar masjid kepada masyarakat, untuk membina masyarakat tentang pentingnya koordinasi dalam memakmurkan masjid bersama, dan untuk mengembangkan potensi masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat lingkungan masjid. Pembinaan takmir masjid Al-Huda dilakukan setiap 2 (dua) minggu sekali setiap hari minggu malam senin di masjid Al-Huda. Pembinaan tersebut dibimbing oleh tim pemberdayaan masyarakat sesuai dengan bidang yang telah dibentuk sebelumnya. Materi pembinaan diambil dari artikel yang disusun oleh tim pemberdayaan masyarakat yang kemudian disampaikan pada saat rapat/musyawarah takmir masjid Al-Huda. Adapun kegiatan pengembangan yaitu: 1) pengajian di Masjid Al-Huda; 2) menyediakan tulisan doa-doa sederhana seperti doa masuk/keluar masjid, doa masuk/keluat toilet, doa sesudah mendengar adzan, dan sebagainya; 3) menyediakan banner struktur organisasi takmir masjid Al-Huda; dan 4) menyediakan alat-alat (sarana prasarana) penunjang kegiatan masjid Al-Huda seperti mukena, Al-Qur’an, dan Papan Tulis. Keyword: Pemberdayaan, Masjid
PEMBERDAYAAN MASJID: Pembinaan Masjid agar Menjadi Masjid yang Makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember Dwi Juli Priyono; Badrun Fawaidi; Umi Nurhayati
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v1i1.3

Abstract

Pemberdayaan ini bertujuan untuk mendampingi pembinaan masjid agar menjadi masjid yang makmur di Masjid Al-Huda Dusun Darussalam Desa Jatimulyo Kecamatan Jenggawah Kabupaten Jember. Proses pemberdayaan ini menggunakan pendekatan Posdaya. Berdasarkan hasil dari pendampingan pengelolan Masjid Al-Huda Dusun Darussalam, maka ada beberapa simpulan sebagai berikut: Sasaran kegiatan ini adalah seluruh anggota takmir Masjid Al-Huda RT.03/RW.01 Dusun Darusslam. Visinya adalah menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan pengabdian masyarakat. Misinya adalah membentuk masyarakat yang religius berlandaskan Al-Qur’an dan Hadis, mengembangkan pendidikan masyarakat berbasis masjid dan mengembangakan program masjid yang relevan sesuai kebutuhan masyarakat. Adapun tujuannya adalah untuk menumbuhkan jiwa sadar masjid kepada masyarakat, untuk membina masyarakat tentang pentingnya koordinasi dalam memakmurkan masjid bersama, dan untuk mengembangkan potensi masjid menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat lingkungan masjid. Pembinaan takmir masjid Al-Huda dilakukan setiap 2 (dua) minggu sekali setiap hari minggu malam senin di masjid Al-Huda. Pembinaan tersebut dibimbing oleh tim pemberdayaan masyarakat sesuai dengan bidang yang telah dibentuk sebelumnya. Materi pembinaan diambil dari artikel yang disusun oleh tim pemberdayaan masyarakat yang kemudian disampaikan pada saat rapat/musyawarah takmir masjid Al-Huda. Adapun kegiatan pengembangan yaitu: 1) pengajian di Masjid Al-Huda; 2) menyediakan tulisan doa-doa sederhana seperti doa masuk/keluar masjid, doa masuk/keluat toilet, doa sesudah mendengar adzan, dan sebagainya; 3) menyediakan banner struktur organisasi takmir masjid Al-Huda; dan 4) menyediakan alat-alat (sarana prasarana) penunjang kegiatan masjid Al-Huda seperti mukena, Al-Qur’an, dan Papan Tulis. Keyword: Pemberdayaan, Masjid
Qur'anic Principles of Educational Supervision: An Effort to Realize Quality Islamic Education Decky Saputra; Badrun Fawaidi; Agus Salim Salabi
Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan Vol. 15 No. 2 (2024): Itqan: Jurnal Ilmu-ilmu Kependidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47766/itqan.v15i2.2012

Abstract

This article examines the application of Qur'anic principles in Islamic education supervision to improve the quality of education. Using a qualitative approach and conceptual analysis, this study focuses on identifying Qur'anic principles relevant to educational supervision, namely mas’ūliyyah (responsibility), amānah (trust), iḥsān (continuous improvement), syūrā (deliberation and collaboration), and taqwīm (evaluation). The literature selection process was based on the criteria of relevance, validity, credibility, and novelty of the sources. Data were collected through identification, selection, and review of relevant literature, followed by qualitative descriptive analysis through stages of Identification of Qur'anic Verses, Interpretation of Verses, Contextual Analysis, and Thematic Synthesis. The results show that these Qur'anic principles have both relevance and practical application in the context of Islamic education, in terms of both moral development and the enhancement of teacher competencies. Implementing these Qur'anic principles in educational supervision improves academic performance and fosters an academic culture based on moral and spiritual values. This study also demonstrates that synthesizing Qur'anic principles with modern educational theories contributes to the development of a transformative and collaborative supervision model aimed at enhancing educational quality.