Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penghidupan Kembali Perpustakaan Sebagai Sarana Penerapan Budaya Membaca Santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Suren Ledokombo Kabupaten Jember Hasyim Asy'ari
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (956.381 KB) | DOI: 10.53515/aijpkm.v2i2.40

Abstract

Perpustakaan pesantren merupakan institusi pengelola koleksi perpustakaan secara profesional dengan menggunakan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pengguna. Perpustakaan Pesantren merupakan jantung bagi lembaga, nilai suatu Pesantren juga bergantung pada perpustakaannya. Perpustakaan Pesantren dituntut untuk memberikan layanan yang berkualitas tinggi dalam memenuhi kebutuhan dan harapan penggunanya. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pemberdayaan komunitas berbasis pesantren dalam menumbuh kembangkan atau menghidupkan kembali minat baca santri melalui pengelolaan dan manajemen perpustakaan. Sedangkan metode atau streategi yang digunakan adalah metode Asset Based Community Development atau biasa disebut dengan ABCD. Adapun hasil dari kegiatan pemberdayaan ini adalah: a) santri Pesantren Miftahul Ulum baik putra maupun putri diberbagai wilayah mulai gemar membaca, hal ini ditunjukkan dengan kunjungannya ke perpustakaan dan berdiskusi disana; b) pengurus perpustakaan pesantren sudah menata dan memenej tata letak buku sesuai dengan bidang keilmuannya, mendata buku-buku, mencatat data peminjaman buku oleh santri; c) jadwal piket jaga perpustakaan yang dibagi menjadi dua clauster, clauster pertama pada tiga hari awal setiap minggu dijaga oleh santri putrid dan tiga selanjutnya dijga oleh santri putra
Pendampingan Penguatan Akidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (ASWAJA) An-Nahdiyyah Menggunakan Buku SKIA Di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Dan Himpunan Alumni Madrasah As-Shobri Dusun Kopang Kebun, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember Hasyim Asy'ari
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v3i1.57

Abstract

Taman Pendidikan Quran yang terletak di dataran tinggi kota Jember tepatnya di Desa Kemuning Lor ini merupakan salah satu tempat pendidikan non formal yang didirikan guna mendidik putra-putri daerah dengan memberikan pembelajaran Agama (Fiqh, Akidah dan baca Quran). Saat ini terancam dengan paham radikalisme pasalnya kaum ekstrimis atau kaum radikalis sudah mulai menjajaki daerah tersebut. Hal ini ditunjukkan adanya Masjid dan lembaga atau daurah yang didirikan di daerah tersebut. Oleh karenanya upaya yang dilakukan untuk menepis dan menolak paham radikal merasuki putra-putri masyarakat yaitu dengan melakukan pendampingan dengan mendatangkan pemateri dari luar daerah yang bekerja sama dengan IAI Al-Qodiri Jember. Pemberdayaan masyarakat yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode Asset Based Community Development (ABCD). Berdasarkan hasil pemberdayaan Komuntas Alumni Madrasah Assobri 2 di TPQ melalui pembelajaran SKIA guna penguatan akidah aswaja dan Asset Based Community Development (ABCD) dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan dalam meningkatkan kualitas SDM Alumni Madrasah Assobri 2 dalam mengajarkan pembelajaran pada santri TPQ guna penguatan akidah ahlus sunnah wal jamaah (aswaja) an-nahdliyyah bisa dikatakan berhasil karena dilakukan atas kerjasama seluruh pihak yang terkait.
Penghidupan Kembali Perpustakaan Sebagai Sarana Penerapan Budaya Membaca Santri Pondok Pesantren Miftahul Ulum Suren Ledokombo Kabupaten Jember Hasyim Asy'ari
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): April 2022
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v2i2.40

Abstract

Perpustakaan pesantren merupakan institusi pengelola koleksi perpustakaan secara profesional dengan menggunakan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pengguna. Perpustakaan Pesantren merupakan jantung bagi lembaga, nilai suatu Pesantren juga bergantung pada perpustakaannya. Perpustakaan Pesantren dituntut untuk memberikan layanan yang berkualitas tinggi dalam memenuhi kebutuhan dan harapan penggunanya. Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah pemberdayaan komunitas berbasis pesantren dalam menumbuh kembangkan atau menghidupkan kembali minat baca santri melalui pengelolaan dan manajemen perpustakaan. Sedangkan metode atau streategi yang digunakan adalah metode Asset Based Community Development atau biasa disebut dengan ABCD. Adapun hasil dari kegiatan pemberdayaan ini adalah: a) santri Pesantren Miftahul Ulum baik putra maupun putri diberbagai wilayah mulai gemar membaca, hal ini ditunjukkan dengan kunjungannya ke perpustakaan dan berdiskusi disana; b) pengurus perpustakaan pesantren sudah menata dan memenej tata letak buku sesuai dengan bidang keilmuannya, mendata buku-buku, mencatat data peminjaman buku oleh santri; c) jadwal piket jaga perpustakaan yang dibagi menjadi dua clauster, clauster pertama pada tiga hari awal setiap minggu dijaga oleh santri putrid dan tiga selanjutnya dijga oleh santri putra
Pendampingan Penguatan Akidah Ahlus Sunnah Wal Jama’ah (ASWAJA) An-Nahdiyyah Menggunakan Buku SKIA Di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Dan Himpunan Alumni Madrasah As-Shobri Dusun Kopang Kebun, Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember Hasyim Asy'ari
Al-Ijtimā': Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 1 (2022): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi Ilmiah dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/aijpkm.v3i1.57

Abstract

Taman Pendidikan Quran yang terletak di dataran tinggi kota Jember tepatnya di Desa Kemuning Lor ini merupakan salah satu tempat pendidikan non formal yang didirikan guna mendidik putra-putri daerah dengan memberikan pembelajaran Agama (Fiqh, Akidah dan baca Quran). Saat ini terancam dengan paham radikalisme pasalnya kaum ekstrimis atau kaum radikalis sudah mulai menjajaki daerah tersebut. Hal ini ditunjukkan adanya Masjid dan lembaga atau daurah yang didirikan di daerah tersebut. Oleh karenanya upaya yang dilakukan untuk menepis dan menolak paham radikal merasuki putra-putri masyarakat yaitu dengan melakukan pendampingan dengan mendatangkan pemateri dari luar daerah yang bekerja sama dengan IAI Al-Qodiri Jember. Pemberdayaan masyarakat yang digunakan dalam pengabdian ini adalah dengan metode Asset Based Community Development (ABCD). Berdasarkan hasil pemberdayaan Komuntas Alumni Madrasah Assobri 2 di TPQ melalui pembelajaran SKIA guna penguatan akidah aswaja dan Asset Based Community Development (ABCD) dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan dalam meningkatkan kualitas SDM Alumni Madrasah Assobri 2 dalam mengajarkan pembelajaran pada santri TPQ guna penguatan akidah ahlus sunnah wal jamaah (aswaja) an-nahdliyyah bisa dikatakan berhasil karena dilakukan atas kerjasama seluruh pihak yang terkait.