This Author published in this journals
All Journal JKK
Siti Arifah
Akademi Kebidanan Bhakti Putra Bangsa Purworejo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERILAKU KEHAMILAN, PERSALINAN DAN NIFAS TERKAIT DENGAN BUDAYA KESEHATAN PADA MASYARAKAT JAWA DI WILAYAH KABUPATEN SUKOHARJO Arum Pratiwi; Siti Arifah
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 1 No 2 (2010): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v1i2.22

Abstract

Indonesia merupakan suatu negara yang terdiri dari berbagai suku, salah satunyaadalah suku jawa. perbedaan suku akan menyebabkan berbeda dalam adat istiadat yangdilakukanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku kesehatan yang berhubungandengan budaya dan adat istiadat suku jawa untuk menjawab pertanyaan penelitian tentangbagaiman pengalaman keluarga tentang perilaku ibu hamil dan nifas.Metode penelitian ini kualitatif dengan desain fenomenologis. Sampel diambildengan tehnik snowball sampling , yang masing-masing kecamatan diambil 10%, Sampelberjumlah 21 keluarga kemudian dipilih 6 orang dari salah satu anggota keluarga tersebutyang mempunyai anggota keluarga sedang hamil atau nifas,untuk dilakukan interview secaramendalam. Hasil penelitian diskriptif , dari sampel diseluruh kabupaten sukoharja rata-rata50%-75% masih melalukan upacara penguburan placenta, mempunyai pantangan dankebiasaan yang harus dilakukan pada saat hamil, mempunyai pantangan dan kebiasaan yangharus dilakukan saat nifas.Melalui tahapan analisis kualitatif dan content analisis teridentifikasi alasan perilakuibu hamil dan nifas adalah terkait dengan budaya untuk mempertahankan kesehatan individudan keluarga menurut persepsi keluarga. Perilaku yang menjadi pantangan ketika hamildiataranya adalah tidak boleh kerokan, tidak boleh minum panas dan ketika nifas adalah tidakboleh banyak gerak sampai 40 hari, tidak boleh banyak minum. Sedangkan yang dianjurkanketika hamil diantaranya minum jamu sehat dan ketika nifas antra lain memakai pilis, dudukkaki lurus dan rapat serta minum jamuUpacara pembuangan placenta pada umumnya dikuburkan atau dihanyutkan kesungai dengan alasan agar tidak dimakan binatang buas. Perjalan sampai penguburan placentadimasukan kendil kemudian digendong bapak. Alat penyerta dalam pembuangan ini padaumumnya adalah jarum, benang, pensil, dan empon- empon.Temuan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah teridentifikasinya alasankeluarga yang mempunyai perilaku budaya pada masa kehamilan dan nifas adalah dalamupaya mempertahankan kesehatanya. Pada penelitian lebih lanjut bisa dilakukan denganmenspesifikan pada masalah perilaku budaya tertentu