This Author published in this journals
All Journal JKK
Sholihatun
Akademi Kebidanan Bhakti Putra Bangsa Purworejo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERBEDAAN EFEKTIVITAS METODE CERAMAH DAN METODE PEER KONSELOR TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA TENTANG SEKS PRA NIKAH PADA SISWA KELAS II MULTIMEDIA DI SMK KARTINI SEMARANG Sholihatun
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 2 No 2 (2011): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v2i2.27

Abstract

Banyak permasalahan yang dihadapi oleh generasi muda di indonesia saat ini, salah satunya adalah hubungan seks pra nikah. Pesatnya arus informasi akibat kemajuan teknologi komunikasi dan informasi sehingga membuat remaja terpengaruh oleh teman maupun lingkungannya. Pemberian metode pendidikan kesehatan yang tepat diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan menumbuhkan kesadaran remaja akan pentingnya kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan efektivitas metode ceramah dan metode peer konselor terhadap pengetahuan remaja tentang seks pranikah pada siswa kelas 2 Multimedia di SMK Kartini Semarang. Penelitian ini menggunakan quasy eksperimental dengan non-equivalent control group design, dan metode pengambilan sampel adalah total sampling. Jumlah sampel sebanyak 72 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok masing-masing 36 responden, populasi adalah seluruh siswa- siswi kelas 2 Multimedia SMK Kartini Semarang, waktu penelitian bulan Maret, alat pengumpulan data berupa kuesioner. yang telah diujikan validitas dan reabilitasnya.Analisis statistic menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan antara pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah nilai Z sebesar -4,232 dan. Dan peer konselor nilai Z sebesar -5,221. Serta terdapat perbedaan efektivitas metode ceramah dan peer konselor terhadap pengetahuan remaja yaitu pada kelompok 1 peningkatan pengetahuan sebanyak 23 responden sedangkan pada kelompok 2 peningkatan pengetahuan sebanyak 35 responden. Ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan efektivitas metode ceramah dan metode peer konselor terhadap pengetahuan remaja tentang seks pra nikah. Disarankan pada institusi pendidikan agar bisa memilih metode yang tepat dalam memberikan informasi tentang kesehatan agar tujuan pembelajaran dapat optimal