Latar belakang : Merokok adalah kebiasaan jelek yang menyebabkan berbagai macam penyakit.Ironisnya kebiasaan merokok ini, khususnya di Indonesia seolah-olah sudah menbudaya, meskipun banyakperokok yang sebenarnya menyadari dan mengakui bahwa rokok akan menimbulkan kanker dalam tubuhmereka. Usaha menghentikan kebiasaan merokok salah satunya adalah Sidanh Ijtima Ulama se-Indonesiayang digelar pada 24-26 Januari 2009 lalu di Padang Panjang dan menghasilkan keputusan yang menetapkanbahwa merokok lumayan haram. Namun, kenyataannya perilaku merokok tidak pernah surut.Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja tentang bahayamerokok dengan perilaku merokok pada remaja di Desa Borowetan.Metode penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian Survey Analitik. Rancangan penelitianmenggunakan pendekatan Cross Sectional. Subyek penelitian ini adalah remaja usia 13-17 tahun. Analisisdata menggunakan korelasi Product Momment.Hasil penelitian: Berdasarkan analisis diperoleh tingkat variable pengetahuan tentang bahayamerokok pada kategori Cukup yaitu sebesar 46.48 % denan Mean 16.47, Median 16, Mode 15, Std.Deviation 4.10, Minimum 9, Maximum 25. Variable perilaku merokok berdasarkan analisis diperoleh tingkatpada kategori baik sebesar 71.83 % dan analisis tendensi sentral diperoleh Mean 11.97, Median 13, Mode 13,Std. Deviation 1.58, Minimum 8, Maximum 14. Hasil analisis diperoleh koefisien korelasi product momentantara tingkat pengetahuan tentang bahaya merokok dengan perilaku merokok pada remaja di DesaBorowetan, Kecamatan Banyuurip, Kabupaten Purworejo tahun 2009 sebesar = 0.404 dengan p = 0.000.